10 February 2019

Daftar Raja-raja Jawa

Mataram Kuno

Dinasti Syailendra
Bhanu (752-775)
Wisnu (775-782)
Indra (782-812)
Samaratungga (812-833)
Pramodhawardhani (833-856), menikah dengan Rakai Pikatan (Dinasti Sanjaya)

Dinasti Sanjaya
Sanjaya (732-7xx)
Rakai Panangkaran
Rakai Panunggalan
Rakai Warak
Rakai Garung
Rakai Patapan (8xx-838)
Rakai Pikatan (838-855), mendepak Dinasti Syailendra
Rakai Kayuwangi (855-885)
Dyah Tagwas (885)
Rakai Panumwangan Dyah Dewendra (885-887)
Rakai Gurunwangi Dyah Badra (887)
Rakai Watuhumalang (894-898)
Rakai Watukura Dyah Balitung (898-910)
Daksa (910-919)
Tulodong (919-921)
Dyah Wawa (924-928)
Mpu Sindok (928-929), memindahkan pusat kerajaan ke Jawa Timur (Medang)
Sanjaya Gusti

Medang
Mpu Sindok (929-947)
Sri Isyanatunggawijaya (947-9xx)
Makutawangsawardhana (9xx-985)
Dharmawangsa Teguh (985-1006)

Kahuripan
Airlangga (1019-1045), mendirikan kerajaan di reruntuhan Medang
(Airlangga kemudian memecah Kerajaan Kahuripan menjadi dua: Janggala dan Kadiri)

Janggala
(tidak diketahui silsilah raja-raja Janggala hingga tahun 1116)

Kadiri
(tidak diketahui silsilah raja-raja Kadiri hingga tahun 1116)
Kameswara (1116-1135), mempersatukan kembali Kadiri dan Panjalu
Jayabaya (1135-1159)
Rakai Sirikan (1159-1169)
Sri Aryeswara (1169-1171)
Sri Candra (1171-1182)
Kertajaya (1182-1222)

Singhasari
Tunggul Ametung (1222)tewas dibunuh Ken Arok.
Ken Arok (1222-1227)
Anusapati (1227-1248)
Tohjaya (1248)
Ranggawuni (Wisnuwardhana) (1248-1254)
Kertanagara ( 1254-1292)

Majapahit
Surya Majapahit of Kerajaan Majapahit
Raden Wijaya (Kertarajasa Jayawardhana) (1293-1309)
Jayanagara (1309-1328)
Tribhuwana Wijayatunggadewi (1328-1350)
Hayam Wuruk (Rajasanagara) (1350-1389)
Wikramawardhana (1390-1428)
Suhita (1429-1447)
Dyah Kertawijaya (1447-1451)
Rajasawardhana (1451-1453)
Girishawardhana (1456-1466)
Singhawikramawardhana (Suraprabhawa) (1466-1474)
Girindrawardhana Dyah Wijayakarana(1468-1478)
Singawardhana Dyah Wijayakusuma (menurut Pararaton menjadi Raja Majapahit selama 4 bulan sebelum wafat secara mendadak ) ( ? - 1486 )
Girindrawardhana Dyah Ranawijaya alias Bhre Kertabumi (diduga kuat sebagai Brawijaya, menurut Kitab Pararaton dan Suma Oriental karangan Tome Pires pada tahun 1513) (1474-1519)

Demak
Raden Patah (1478 - 1518)
Pati Unus (1518 - 1521)
Sultan Trenggono (1521 - 1546)
Sunan Prawoto (1546 - 1561)

Kesultanan Pajang
Jaka Tingkir, bergelar Sultan Hadiwijoyo (1549 - 1582)
Arya Pangiri, bergelar Sultan Ngawantipuro (1583 - 1586)
Pangeran Benawa, bergelar Sultan Prabuwijoyo (1586 - 1587)

Mataram Baru
Flag of Kesultanan Mataram Islam
Daftar ini merupakan Daftar penguasa Mataram Baru atau juga disebut sebagai Mataram Islam, meski penamaan terakhir ini kurang pas. Catatan: sebagian nama penguasa di bawah ini dieja menurut ejaan bahasa Jawa.
Ki Ageng Pamanahan, menerima tanah perdikan Mataram dari Jaka Tingkir
Panembahan Senopati (Raden Sutawijaya) (1587 - 1601), menjadikan Mataram sebagai kerajaan merdeka.
Panembahan Hanyakrawati (Raden Mas Jolang) (1601 - 1613)
Adipati Martapura (1613 selama satu hari)
Sultan Agung (Raden Mas Rangsang / Prabu Hanyakrakusuma) (1613 - 1645)
Amangkurat I (Sinuhun Tegal Arum) (1645 - 1677)

Kasunanan Kartasura
Amangkurat II (1680 – 1702), pendiri Kartasura.
Amangkurat III (1702 – 1705), dibuang VOC ke Srilangka.
Pakubuwana I (1705 – 1719), pernah memerangi dua raja sebelumya; juga dikenal dengan nama Pangeran Puger.
Amangkurat IV (1719 – 1726), leluhur raja-raja Surakarta dan Yogyakarta.
Pakubuwana II (1726 – 1742), menyingkir ke Ponorogo karena Kartasura diserbu pemberontakl; mendirikan Surakarta.

Kasunanan Surakarta
{{{coat_alt}}}
Paku Buwono I/Pangeran Puger (1704 - 1719), memerintah Kasunanan Kartasura
Paku Buwono II (1745 - 1749), pendiri kota Surakarta; memindahkan keraton Kartasura ke Surakarta pada tahun 1745
Paku Buwono III (1749 - 1788), mengakui kedaulatan Hamengkubuwana I sebagai penguasa setengah wilayah kerajaannya.
Paku Buwono IV (1788 - 1820)
Paku Buwono V (1820 - 1823)
Paku Buwono VI (1823 - 1830), diangkat sebagai pahlawan nasional Indonesia; juga dikenal dengan nama Pangeran Bangun Tapa.
Paku Buwono VII (1830 - 1858)
Paku Buwono VIII (1859 - 1861)
Paku Buwono IX (1861 - 1893)
Paku Buwono X (1893 - 1939)
Paku Buwono XI (1939 - 1944)
Paku Buwono XII (1944 - 2004)
Dua orang Paku Buwono XIII (2004 - 2017)
Jumenengan Paku Buwono XIII Hangabehi (2017-SEKARANG)

Kasultanan Yogyakarta
{{{coat_alt}}}
Hamengkubuwana I (1755 - 1792)
Hamengkubuwana II (1793 - 1828)
Hamengkubuwana III (1810 - 1814)
Hamengkubuwana IV (1814 - 1822)
Hamengkubuwana V (1822 - 1855)
Hamengkubuwana VI (1855 - 1877)
Hamengkubuwana VII (1877 - 1921)
Hamengkubuwana VIII (1921 - 1939)
Hamengkubuwana IX (1939 - 1988)
Hamengkubuwana X (1988 - sekarang)

KERATON DI INDONESIA & GELAR KEBANGSAWANAN JAWA


Keraton atau kraton (bahasa Jawa) adalah daerah tempat seorang penguasa (raja atau ratu) memerintah atau tempat tinggalnya (istana). Dalam pengertian sehari-hari, keraton sering merujuk pada istana penguasa di Jawa. Dalam bahasa Jawa, kata kraton (ke-ratu-an) berasal dari kata dasar ratu yang berarti penguasa. 

Kata Jawa ratu berkerabat dengan kata dalam bahasa Melayu; datuk/datu. Dalam bahasa Jawa sendiri dikenal istilah kedaton yang memiliki akar kata dari datu, di Keraton Surakarta istilah kedaton merujuk kepada kompleks tertutup bahagian dalam keraton tempat raja dan putra-putrinya tinggal. Masyarakat Keraton pada umumnya memiliki gelar kebangsawanan.

Keraton-keraton di Indonesia
Nama Keraton Nama Kerajaan Provinsi
  • Keraton Surosowan
  • Kesultanan Banten
  • Banten
  • Keraton Kaibon
  • Kesultanan Banten
  • Banten
  • Keraton Kasepuhan
  • Kesultanan Cirebon
  • Jawa Barat
  • Keraton Kanoman
  • Kesultanan Cirebon
  • Jawa Barat
  • Keraton Kacirebonan
  • Kesultanan Cirebon
  • Jawa Barat
  • Keraton Sumedang Larang
  • Kerajaan Sumedang Larang
  • Jawa Barat
  • Keraton Surakarta Hadiningrat
  • Kasunanan Surakarta Hadiningrat
  • Jawa Tengah
  • Pura Mangkunegaran
  • Praja Mangkunagaran
  • Jawa Tengah
  • Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat
  • Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat
  • D.I. Yogyakarta
  • Pura Paku Alaman
  • Kadipaten Paku Alaman
  • D.I. Yogyakarta
  • Keraton Sumenep
  • Panembahan Sumenep
  • Jawa Timur
  • Kedaton Kutai Kartanegara
  • Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura
  • Kalimantan Timur


Makna sebuah gelar adalah kehormatan. Di sana terkandung tanggung jawab, perilaku, tutur kata, nama baik dan kehormatan diri.

"Saya tidak minta, saya ditawari. Ya saya terimakasih sekali, ini merupakan bentuk pengakuan yang dahsyat,"

"Ertinya, dia diberi gelar, punya tanggungjawab untuk memajukan diri serta masyarakat amnya, bukan seenaknya sendiri,"

Gelar kebangsawanan Jawa

Gelar kebangsawanan di Indonesia pada umumnya diberikan kepada masyarakat keraton dan orang-orang di luar keraton yang dianggap berjasa kepada keraton. Seorang raja di kerajaan Mataram biasanya memiliki beberapa orang istri / selir (garwa ampeyan) dan seorang permaisuri / ratu (garwa padmi). Dari beberapa istrinya inilah raja tersebut memperoleh banyak anak lelaki dan perempuan dimana salah satu anak lelakinya akan meneruskan tahtanya dan diberi gelar putra mahkota. Sistem pergantian kekuasaan yang diterapkan biasanya adalah primogenitur lelaki (bahasa Inggris: male primogeniture) dimana anak lelaki tertua dari permaisuri berada di urutan teratas disusul kemudian oleh anak lelaki permaisuri lainnya dan setelah itu anak lelaki para selir.

Gelar Kasunanan

Gelar yang dipakai di Kasunanan Surakarta:
  • Penguasa Kasunanan: Sampeyan Dalem ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Prabu Sri Paku Buwana Senapati ing Alaga Ngabdulrahman Sayidin Panatagama Kaping ... (SISKS)
  • Permaisuri Susuhunan Pakubuwana: Gusti Kanjeng Ratu (GKR), dengan urutan:
  • Ratu Kilen (Ratu Barat)
  • Ratu Wetan (Ratu Timur)
  • Selir Susuhunan Pakubuwana: Kanjeng Bendara Raden Ayu (KBRAy), dengan urutan:
  • Bandara Raden Ayu
  • Raden Ayu
  • Raden
  • Mas Ayu
  • Mas Ajeng
  • Mbok Ajeng
  • Pewaris tahta Kasunanan (putra mahkota): Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anum Amangku Negara Sudibya Rajaputra Nalendra ing Mataram.
  • Anak lelaki selain putra mahkota dari permaisuri ketika masih muda: Raden Mas Gusti (RMG)
  • Anak lelaki selain putra mahkota dari permaisuri ketika sudah dewasa: Kanjeng Gusti Pangeran (KGP), dengan urutan:
  • Mangku Bumi
  • Bumi Nata
  • Purbaya
  • Puger
  • Anak lelaki dari selir ketika masih muda: Bendara Raden Mas (BRM)
  • Anak lelaki dari selir ketika sudah dewasa: Bendara Kanjeng Pangeran (BKP)
  • Cucu lelaki dari garis pria: Bendara Raden Mas (BRM)
  • Cicit lelaki dan keturunan lelaki lain dari garis pria: Raden Mas (RM)
  • Anak perempuan dari permaisuri ketika belum dinikahkan: Gusti Raden Ajeng (GRA)
  • Anak perempuan dari permaisuri ketika sudah dinikahkan: Gusti Raden Ayu (GRAy)
  • Anak perempuan tertua dari permaisuri ketika sudah dewasa: Gusti Kanjeng Ratu (GKR), dengan urutan:
  • Sekar-Kedhaton.
  • Pembayun.
  • Maduratna.
  • Bendara.
  • Angger.
  • Timur.
  • Anak perempuan dari selir ketika belum dinikahkan: Bendara Raden Ajeng (BRA)
  • Anak perempuan dari selir ketika sudah dinikahkan: Bendara Raden Ayu (BRAy)
  • Anak perempuan tertua dari selir ketika sudah dewasa: Ratu Alit
  • Cucu perempuan dan keturunan perempuan lain dari garis pria, sebelum dinikahkan: Raden Ajeng(RA)
  • Cucu perempuan dan keturunan perempuan lain dari garis pria, sesudah dinikahkan: Raden Ayu(RAy)

Gelar Kesultanan
Gelar yang dipakai di Kesultanan Yogyakarta

  • Penguasa Kesultanan: Sampeyan Dalem ingkang Sinuhun Kanjeng Sri Sultan Hamengku Buwana Senapati ing Alaga Ngabdurrokhman Sayidin Panatagama Khalifatullah ingkang Jumeneng Kaping ... (yang berarti pemimpin yang menguasai dunia, komandan besar, pelayan Tuhan, Tuan semua orang yang percaya)
  • Permaisuri Sultan Hamengkubuwana: Gusti Kanjeng Ratu (GKR)
  • Selir Sultan Hamengkubuwana: Kanjeng Bendara Raden Ayu (KBRAy)
  • Pewaris tahta Kesultanan (putra mahkota): Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anum Amangku Negara Sudibya Rajaputra Nalendra ing Mataram
  • Anak lelaki selain putra mahkota dari permaisuri ketika masih muda: Gusti Raden Mas (GRM)
  • Anak lelaki selain putra mahkota dari permaisuri ketika sudah dewasa: Gusti Bendara Pangeran Harya (GBPH)
  • Anak lelaki dari selir ketika masih muda: Bendara Raden Mas (BRM)
  • Anak lelaki dari selir ketika sudah dewasa: Bendara Pangeran Harya (BPH)
  • Cucu lelaki dan keturunan lelaki lain dari garis pria: Raden Mas (RM)
  • Anak perempuan dari permaisuri ketika belum dinikahkan: Gusti Raden Ajeng (GRA)
  • Anak perempuan dari permaisuri ketika sudah dinikahkan: Gusti Raden Ayu (GRAy)
  • Anak perempuan tertua dari permaisuri ketika sudah dewasa: Gusti Kanjeng Ratu (GKR)
  • Anak perempuan dari selir ketika belum dinikahkan: Bendara Raden Ajeng (BRA)
  • Anak perempuan dari selir ketika sudah dinikahkan: Bendara Raden Ayu (BRAy)
  • Cucu perempuan dan keturunan perempuan lain dari garis pria, sebelum dinikahkan: Raden Ajeng(RA)
  • Cucu perempuan dan keturunan perempuan lain dari garis pria, sesudah dinikahkan: Raden Ayu(RAy)
Gelar Paku Alaman
Gelar yang dipakai di Kadipaten Paku Alaman di Yogyakarta

  • Penguasa Paku Alaman: Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Harya Raja Paku Alam Kaping ...
  • Permaisuri Raja Paku Alam: Kanjeng Bendara Raden Ayu (KBRAy)
  • Selir Raja Paku Alam: Bendara Raden Ayu (BRAy) atau Raden Ayu (RAy)
  • Pewaris tahta Paku Alaman (putra mahkota): Bandara Pangeran Harya Suryadilaga
  • Anak lelaki selain putra mahkota dari permaisuri ketika masih muda: Gusti Bendara Raden Mas (GBRM)
  • Anak lelaki selain putra mahkota dari permaisuri ketika sudah dewasa: Kanjeng Pangeran Harya(KPH)
  • Anak lelaki dari selir ketika masih muda: Raden Mas (RM)
  • Anak lelaki dari selir ketika sudah dewasa: Bendara Raden Harya (BRH)
  • Cucu lelaki dan keturunan lelaki sampai generasi ketiga dari garis pria: Raden Mas (RM)
  • Keturunan lelaki setelah generasi keempat lain dari garis pria: Raden
  • Anak perempuan dari permaisuri ketika belum dinikahkan: Gusti Bendara Raden Ajeng (GBRA)
  • Anak perempuan dari permaisuri ketika sudah dinikahkan: Gusti Bendara Raden Ayu (GBRAy)
  • Anak perempuan dari selir ketika belum dinikahkan: Bendara Raden Ajeng (BRA)
  • Anak perempuan dari selir ketika sudah dinikahkan: Bendara Raden Ayu (BRAy)
  • Cucu perempuan dan keturunan perempuan lain dari garis pria, sebelum dinikahkan: Raden Ajeng(RA)
  • Cucu perempuan dan keturunan perempuan lain dari garis pria, sesudah dinikahkan: Raden Ayu(RAy)

Gelar Mangkunagaran
Gelar yang dipakai di Praja Mangkunagaran di Surakarta

  • Penguasa Mangkunagaran: Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Harya Mangku Negara Senapati ing Ayuda Kaping ... (KGPAA)
  • Permaisuri Raja Mangkunagara: Kanjeng Bendara Raden Ayu (KBRAy)
  • Selir Raja Paku Mangkunagara: Bendara Raden Ayu (BRAy) atau Raden Ayu (RAy)
  • Pewaris tahta Mangkunagaran (putra mahkota): Pangeran Adipati Harya Prabu Prangwadana
  • Anak lelaki selain putra mahkota dari permaisuri: Gusti Raden Mas (GRM)
  • Anak lelaki dari selir: Bendara Raden Mas (RM)
  • Cucu lelaki dan keturunan lelaki sampai generasi ketiga dari garis pria: Raden Mas (RM)
  • Keturunan lelaki setelah generasi keempat lain dari garis pria: Raden
  • Anak perempuan dari permaisuri ketika belum dinikahkan: Gusti Raden Ajeng (GRA)
  • Anak perempuan dari permaisuri ketika sudah dinikahkan: Gusti Raden Ayu (GRAy)
  • Anak perempuan dari selir ketika belum dinikahkan: Bendara Raden Ajeng (BRA)
  • Anak perempuan dari selir ketika sudah dinikahkan: Bendara Raden Ayu (BRAy)
  • Cucu perempuan dan keturunan perempuan lain dari garis pria, sebelum dinikahkan: Raden Ajeng(RA)
  • Cucu perempuan dan keturunan perempuan lain dari garis pria, sesudah dinikahkan: Raden Ayu(RAy)
Gelar lain
Selain beberapa gelar tersebut di atas, di lingkungan keraton sering juga dijumpai sebutan khusus seperti:
  • Sekarkedhaton (untuk menyebut putri sulung permaisuri)
  • Sekartaji (untuk putri kedua)
  • Candrakirana (untuk putri ketiga)
  • Putra tertua dari seluruh Garwa Ampeyan bergelar Bendara Raden Mas Gusti dan akan berubah menjadi Gusti Pangeran setelah diangkat menjadi pangeran. Sedangkan putri tertua dari seluruh Garwa Ampeyan bergelar Bendoro Raden Ajeng Gusti dan akan berubah menjadi Pembayun setelah menikah. Khusus untuk putri sulung (tertua) dari Garwa Ampéyan mendapat gelar Kanjeng Ratu.
Beberapa gelar yang diberikan/dianugerahkan/diturunkan baik oleh trah Kesultanan, Kasunanan, Pakualaman atau Mangkunegaran memiliki beberapa karakteristik khas yang terdiri dari gelar turunan (darah) dan istimewa. Gelar-gelar yang telah anda baca di atas merupakan gelar-gelar turunan hanya sampai generasi ketujuh saja. Untuk generasi selanjutnya (8 sampai ...), bagi putra mendapatkan gelar Raden (R.) dan bagi putri gelarnya Rara (Rr.). Gelar tersebut berlaku sampai generasi ke berapapun dengan catatan berasal dari keturunan lelaki.
Dalam lingkup gelar kebangsawanan Mataram Islam, 4 praja nagari (Kesultanan, Kasunanan, Pakualaman, Mangkunegaraan) juga mengenal Gelar Istimewa. Gelar-gelar ini dibedakan menjadi 2 macam, yakni dapat diteruskan pada generasi berikutnya baik putra maupun putri dengan syarat sepengetahuan pihak keraton dan yang tidak dapat diturunkan pada generasi berikutnya dengan alasan merupakan gelar jabatan. Pada gelar istimewa yang dapat diturunkan, untuk keturunan dari lelaki dapat memperoleh gelar yang sama dengan generasi sebelumnya, khusus keturunan dari perempuan gelarnya akan diturunkan sesuai tingkatan gelar umum. Jika tingkatan gelar keturunan dari perempuan habis maka keturunan berikutnya tidak mendaptkan gelar lagi. Contoh gelar yang dapat diturunkan :

Putra :
  • Raden Mas (R.M.)
  • Raden (R.)
  • Raden Bagus (pernah digunakan dahulu: R.B.)
  • Raden Mas Ngabehi (R.MNg.)
  • Raden Ngabehi (R.Ng.)
  • Mas Ngabehi (M.Ng.)
  • Raden Panji (pernah digunakan dahulu : R.P.)
  • Mas / Mas Anom (merupakan gelar terakhir : ditulis lengkap)
Putri :
  • Raden Ayu (R.A.)
  • Rara (Rr.)
  • Raden Nganten (berlaku untuk 1-2 tingkat keturunan : R.Ngt.)
  • Mas Ayu
  • Nimas Ayu
  • Nimas / Putri / Ayu ((merupakan gelar terakhir : ditulis lengkap)
Perlu diperhatikan untuk poin ketiga dan seterusnya pada gelar putra & putri, gelar-gelar tersebut dapat diwisudakan pada generasi selanjutnya dengan beberapa pendapat :
1. jika keturunannya sudah dewasa, atau
2. jika sudah diketahui pihak keraton, atau
3. jika disetujui pihak keraton.

Polemik gelar itu masih simpang siur. Namun bagi keturunan yang telah yakin dengan gelar yang disandang, hendaklah arif menggunakan gelar tersebut karena menyangkut harkat dan martabat generasi di atasnya. Khusus untuk gelar putri apabila ada seorang putri dengan gelar RA. menikah dengan priyayi alit (masyarakat biasa) dan mempunyai anak putri maka gelar anaknya tersebut diturunkan menjadi Rr. dan seterusnya.
Contoh Gelar Istimewa karena Jabatan : Biasa disandang oleh para Priyayi Anom, Adipati, Patih, Bupati, Wedana, Camat, Mantri dsb. (gelar ini dahulu disandangkan pada laki-laki, karena pemangku jabatan mayoritas adalah laki-laki, sedangkan istrinya juga mendapatkan gelar istimewa namun jarang)
  • Kanjeng Radèn Harya Tumenggung (KRHT)
  • Mas Radèn Harya Tumenggung (MRHT)
  • Kanjeng Radèn Mas Tumenggung (KRMT)
  • Radèn Mas Tumenggung (RMT)
  • Mas Tumenggung / Mas Adipati / Mas Anom Adipati
  • Kanjeng Mas Ayu Tumenggung
  • Mas Ayu Tumenggung
  • Nimas Ayu Tumenggung
  • Raden Ngabehi (RNg)
  • Radèn Ngantèn (RNgt)
  • Mas Ngabéi (MNg)
  • Mas Ayu
Gelar Kerajaan Kubu
Putra Mahkota/Pangeran :
  • Syarif (atau Sayyid) (nama pribadi) ibni al-Marhum Syarif (atau Sayyid) (nama bapaknya) Al-Idrus (nama marga/keluarga), Tuan Besar Kubu (aslinya: Yang di-Pertuan Besar).
  • Anggota laki-laki keluarga Kesultanan yang lain, keturunan pada garis Bapak:
  • Syarif (atau Sayyid) (nama pribadi) ibni Syarif (or Sayyid) (nama bapaknya) Al-Idrus (nama marga/keluarga).
  • Anggota wanita keluarga Kesultanan, keturunan pada garis bapak:
  • Syarifah (nama pribadi) binti Syarif (atau Sayyid) (nama bapaknya) Al-Idrus (nama marga/keluarga).

15 January 2019

SIFAT-SIFAT HURUF AL-QURAN

بِسْـــــــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Tajuk “sifat-sifat huruf” ini adalah subjek tahsin yang paling leceh dan rumit sikit dan mudah keliru.

Mudah-mudahan blog ini memudahkan aku untuk selalu baca dan mudah hadam serta mudah menghafalnya in syaa Allah.

***

Tujuan mempelajari sifat-sifat huruf adalah agar huruf yang keluar dari mulut kita semakin sesuai dengan keaslian huruf-huruf Al-Qur’an. Huruf yang makhrajnya sudah tepat belum tentu benar kecuali jika sudah sesuai dengan sifat aslinya.


Ketika seseorang men-sukun-kan huruf pada suatu lafazh, boleh jadi posisi lidahnya sudah tepat, namun belum benar sehingga ia mengucapkannya sesuai dengan sifat aslinya. Seperti pengucapan kata الْمَسْجِدُ saat dibaca waqaf dianggap sesuai dengan sifatnya apabila huruf dal sudah diqalqalahkan.

Sifat-sifat huruf dalam Al-Qur’an terbagi menjadi dua, yaitu:

1. Sifat yang memiliki lawan kata, dan

2. Sifat yang tidak memiliki lawan kata.



A. Sifat-sifat yang Memiliki Lawan Kata

Sifat yang memiliki lawan kata ada lima, yaitu:

1. اَلْھَمْسُ        X     اَلْجَھْرُ

2. اَلشِّدَّةُ          X     اَلتَّوَسُّطُ     X     اَلرَّخَاوَةُ

3. اَلاِسْتِعْلَاءُ    X     اَلاِسْتِفَالُ

4. اَلاِطْبَاقُ      X     اَلاِنْفِتَاحُ

5. اَلاِذْلَاقُ       X     اَلْإِصْمَاتُ



1. اَلْھَمْسُ Hams menurut bahasa artinya suara yang samar. Sedangkan menurut istilah adalah pengucapan yang disertai keluarnya nafas. Huruf-hurufnya ada sepuluh [10], yakni:

ف – ح – ث – ھ – ش – خ – ص – س – ك – ت

Agar lebih mudah dirangkai menjadi: فَحَثَّهُ شَّخْصٌ سَكَتَ

اَلْجَھْرُ Jahr menurut bahasa artinya jelas. Sedangkan menurut istilah adalah pengucapan huruf yang tidak disertai keluarnya nafas. Huruf-hurufnya ada delapa belas [18], selain huruf hams.

2. اَلسِّدَّةُ Syiddah menurut bahasa artinya kuat. Sedangkan menurut istilah adalah pengucapan huruf dengan suara ditekan karena sangat bergantung kepada makhrajnya. Huruf-hurufnya ada delapan [8], yaitu:

أ – ج – د – ق – ط – ب – ك – ت

Agar lebih mudah dirangkai menjadi: أَجِدْ قَطٍ بْكَتْ

اَلتَّوَسُّطُ Tawassuth menurut bahasa artinya sedang. Sedangkan menurut istilah adalah pengucapan suara yang tidak terlalu ditahan sehingga terdengar agak lemah. Hurufnya ada lima [5]:

ل – ن – ع – م – ر

Agar lebih mudah dirangkai menjadi: لِنْ عُمَرَ

اَلرَّخَاوَةُ Rakhawah menurut bahasa artinya lemah. Sedangkan menurut istilah adalah pengucapan huruf disertai terlepasnya suara dengan bebas, karena tidak terlalu bergantung kepada makhrajnya. Huruf-hurufnya ada lima belas [15], selain syiddah dan tawassuth.

3. اَلاِسْتِعْلَاءُ Isti’la menurut bahasa artinya terangkat. Sedangkan menurut istilah adalah pengucapan huruf disertai terangkatnya lidah ke langit-langit mulut. Huruf-hurufnya ada tujuh [7], yaitu:

خ – ص – ض – غ – ط – ق – ظ

Agar lebih mudah dirangkai menjadi: خُصَّ ضَغْطٌ قِظْ

اَلاِسْتِفَالُ Istifal menurut bahasa artinya menurun. Sedangkan menurut istilah adalah pengucapan huruf disertai turunnya lidah dari langit-langit mulut. Huruf-hurufnya ada dua puluh satu [21], yaitu selain huruf-huruf isti’la.

4. اَلْإِطْبَاقُ Ithbaq menurut bahasa artinya lengket. Sedangkan menurut istilah adalah pengucapan huruf dalam keadaan bertemunya lidah dengan langit-langit mulut. Huruf-hurufnya axa empat [4], yaitu:

ص – ض – ط – ظ

اَلاِنْفِتَاحُ Infitah menurut bahasa artinya terbuka atau terpisah. Sedangkan menurut istilah adalah pengucapan huruf disertai menjauhnya lidah dari langit-langit mulut. Huruf-hurufnya ada dua puluh tiga [23], yaitu selain huruf-huruf ithbaq.

5. اَلْإِذْلَاقُ Idzlaq menurut bahasa artinya fasih dan ringan. Sedangkan menurut istilah adalah ringan dan cepatnya huruf idzlaq karena hanya mengandalkan ujung lidah dan bibir. Huruf-hurufnya ada enam [6], yaitu:

ف – ر – م – ن – ل – ب

Agar lebih mudah diingat dirangkai menjadi: فَرَّ مِنْ لُبٍّ

اْلإِصْمَاتُ Ishmat menurut bahasa artinya tertahan. Sedangkan menurut istilah adalah huruf yang pengucapannya keluar dengan tertahan karena relatif sulit. Biasanya huruf-huruf ini berada pada ruba’i (terdiri dari empat huruf) atau khumasi (terdiri dari lima huruf) bersama huruf idzlaq. Kata yang hanya terdiri dari huruf ishmat bukan bahasa Arab asli, seperti عَسْجِد .



B. Sifat-sifat yang Tidak Memiliki Lawan Kata

Sifat ini jumlahnya ada tujuh [7], yaitu:

1. اَلصَّفِيْرُ Shafir menurut bahasa artinya suara yang mirip burung. Sedangkan menurut istilah adalah tambahan suara yang keluar dari dua bibir. Huruf-hurufnya ada tiga [3], yaitu:

ص – س – ز

2. اَلْقَلْقَلَةُ Qalqalah menurut bahasa artinya bergetar. Sedangkan menurut istilah adalah pengucapan huruf sukun yang disertai dengan getaran suara pada makhrajnya sehingga terdengar suara yang kuat. Huruf-hurufnya ada lima [5], yaitu:

ق – ط – ب – ج – د

Qalqalah harus terdengar lebih jelas dan kuat ketika berwaqaf pada huruf yang bertasydid, contoh:

وَتَبَّ – الْحَقُّ – الْحَجُّ

3. اَللِّيْنُ Liin menurut bahasa artinya lembut. Sedangkan menurut istilah adalah pengucapan huruf yang lembut tanpa harus memaksakan, yaitu pengucapan huruf waw sukun dan ya sukun yang sebelumnya huruf berharakat fathah.

Contoh: مِنْ خَوْف – رَبَّ ھٰذَالْبَيْتِ

4. اَلاِنْحِرَافُ Inhiraf menurut bahasa artinya miring. Sedangkan menurut istilah adalah huruf yang pengucapannya mengalami gelombang suara miring setelah keluar dari ujung lidah. Hurufnya ر dan ل. Huruf ر miring ke punggung lidah, sedangkan ل miring ke permukaan lidah.

5. اَلتَّكْرِيْرُ Takrir menurut bahasa artinya mengulangi. Sedangkan menurut istilah adalah pengucapan huruf disertai bergetarnya ujung lidah. Sifat ini hanya dimiliki oleh huruf ر.

6. اَلتَّفَشِّيْ Tafasysyi menurut bahasa artinya menyebar. Sedangkan menurut istilah adalah pengucapan huruf disertai menyebarnya angin di dalam mulut. Sifat ini hanya dimiliki oleh huruf ش.

7. اَلاِسْتِطَالَةُ Istithalah menurut bahasa artinya memanjang. Sedangkan menurut istilah adalah pengucapan huruf yang disertai memanjangnya suara dari awal sisi lidah sampai ke akhirnya. Sifat ini hanya dimiliki oleh huruf ض.

Dari uraian sifat huruf di atas, dapat dipahami bahwa setiap huruf hijaiyah memiliki sifat tidak kurang dari lima dan tidak lebih dari tujuh. Contoh sifat huruf yang dimiliki oleh huruf ط adalah:

1. Dari segi nafas bersifat jahr.

2. Dari segi suara ia bersifat syiddah.

3. Dari segi terangkatnya pangkal lidah ia bersifat isti’la.

4. Dari segi pertemuan lidah dengan langit-langit mulut ia bersifat ithbaq.

5. Dari segi mudah/susah pengucapannya ia bersifat ishmat.

6. Sifat khususnya adalah qalqalah.

Tambahan: Huruf yang sifatnya paling banyak adalah huruf ر, yaitu berjumlah 7, antara lain:

1. Jahr

2. Tawassuth

3. Istifal

4. Infitah

5. Idzlaq

6. Inhiraf

7. Takrir


Sumber:

Buku Panduan Ilmu Tajwid Aplikatif by Abdul Aziz Abdur Rauf Al-Hafizh, Lc dalam “Bab 4: Sifat-sifat Huruf”.

13 November 2018

Khasiat zaitun

buah zaitun

Assalamualaikum warahmatullah dan salam sejahtera,

“Ðemi buah tiin dan buah zaitun, Ðemi Gunung Sinai dan negeri (Makkah) yang dijadikan aman...” (Surah at Tiin ayat 1 dan 2)

“..lampu itu dinyalakan dengan minyak dari pokok yang banyak manfaatnya, (iaitu) pokok zaitun yang bukan sahaja disinari matahari semasa naiknya dan bukan sahaja semasa turunnya (tetapi ia sentiasa terdedah kepada matahari); hampir-hampir minyaknya itu - dengan sendirinya - memancarkan cahaya bersinar (kerana jernihnya) walaupun ia tidak disentuh api; (sinaran nur hidayah yang demikian bandingannya adalah sinaran yang berganda-ganda): cahaya berlapis cahaya..” (Surah an-Nur ayat 35)

Alhamdulillah, hari ini Laman-Seri berkesempatan kongsikan lagi satu kehebatan ciptaan Allah SWT iaitu buah zaitun atau lebih dikenali sebagai olive. Allah SWT telah menyebut di dalam al-Quran berkenaan dengan buah zaitun. Ini menunjukkan buah zaitun juga memiliki banyak keistimewaan tersendiri yang jarang diketahui dan diselidiki. Ði dalam al-Quran, buah zaitun disebut sebanyak 7 kali di mana sebanyak 2 kali, ia di sebut bersendirian dan 5 kali lagi ia digambarkan dalam al-Quran bersama dengan buah-buahan lain seperti tamar, delima, anggur dan buah tiin. Gambaran ini menunjukkan betapa banyaknya khasiat buah zaitun sepertimana buah-buahan lain yang mendatangkan kebaikan kepada kehidupan manusia sejagat.

olea europaea

Buah zaitun atau nama botaninya olea europaea tergolong dalam keluarga Oleaceae. Pokok zaitun sendiri boleh dikatakan termasuk dalam tanaman purba dan banyak ditanam di kawasan Meditranean tetapi tempat penanaman yang paling utama ialah Sepanyol, Turki, Itali, Tunisia, Morocco, Asia Tengah dan beberapa bahagian Afrika. Di dalam surah an Nur ayat 35 juga Allah menyebut tentang buah zaitun yang mana ulama seperti Maulana Majid, Maulana Maudoodi, Maulana Usmani, Maulana Haqqani dan Abdullah Yusuf Ali memberi pentafsiran dan pandangan yang sama merujuk kepada tempat dan taburan penanaman buah zaitun.
pokok zaitun tua

pokok zaitun

Pokok zaitun adalah tanaman tahunan yang dapat tumbuh walau di tanah gersang sekalipun. Ðikenali juga dengan nama Olive, pokok zaitun ini biasanya akan berbunga pada musim bunga dan buahnya boleh dipetik pada akhir musim gugur sehinggalah musim sejuk. Buah zaitun mentah berwarna hijau terang. Apabila matang, buahnya akan berubah menjadi warna ungu kehitaman.

Buah zaitun mentah, rasanya masam sedikit dan agak pahit. Selalunya buah zaitun akan di ekstrak patinya menjadi minyak zaitun. Jika dimakan pun, buah mentahnya akan direndam dengan larutan garam menjadi jeruk. Terdapat beberapa jenis buah zaitun yang boleh dimakan terutamanya selepas dikeringkan di bawah cahaya matahari.

Tumbuhan zaitun mempunyai ketinggian 3 meter, berdaun hijau terang dan berbuah ungu gelap. Menurut pengamal hadis, setelah taufan dizaman Nabi Noh A.S melanda, tumbuhan zaitun adalah yang pertama kelihatan.

Buah yang terbaik untuk dimakan adalah daripada Greece, “Kalamata olive” berwarna ungu gelap, berbentuk buah badam dan bersaiz ½” ke 1″. Ia dipek dan dipasarkan dalam minyak zaitun atau cuka. Buah-buah untuk tujuan ini akan dipetik atau digugurkan tetapi dibiarkan matang untuk penghasilan minyak. Buah zaitun digred mengikut tahun ia diambil dari pokok, jenis dan saiz.
buah zaitun di pokok

Ðunia moden pada hari ini, melalui kajian-kajian sains semasa mengiktiraf khasiat buah zaitun. Melalui kajian-kajian sains semasa, mengiktiraf khasiat buah zaitun terutamanya apabila telah dijadikan minyak. Minyak zaitun mempunyai nilai yang tinggi dalam bidang perubatan. Minyak zaitun merupakan sumber terbaik bagi lemak mono tidak tepu dan vitamin E. Bukan itu sahaja, minyak zaitun juga turut mengandungi fitonutrien polifenolik yang mempunyai aktiviti antioksidan.

Seandainya minyak zaitun diambil sebagai bahan makanan, ia bertindak sebagai penambah zat makanan, mencuci dan membaik pulih perut dan menjadi penawar racun. Ia akan membantu pesakit gastrik dan juga yang mengalami kegagalan fungsi buah pinggang. Jika minyak zaitun diambil sebagai sapuan luaran, ia bertindak sebagai pelicin dan pelembut kepada kulit yang mengalami ekzema dan psoriasis seterusnya dapat meremajakan kulit. Menurut Tarmizi dan Ibn Majah, Nabi Muhamad SAW bersabda, "Makanlah minyak zaitun, dan sapulah kulitmu dengannya kerana ia datang dari pohon yang diberkati." (Hadis riwayat at-Tirmidzi [Sunan at-Tirmidzi 7/44, Shahih] dan Ibn Majah)
daun zaitun

bunga zaitun

bunga zaitun ~ closed up ~

Terdapat pelbagai jenis minyak zaitun iaitu Extra Virgin, Virgin dan Light. Minyak zaitun Extra Virgin merupakan minyak yang paling asli dengan kadar keasidan 0.5 hingga 1%. Warnanya kehijauan dan sesuai untuk campuran sos salad. Minyak zaitun Virgin pula mengandungi kandungan keasidan sekitar 4% dan berwarna kekuningan. Biasanya digunakan sebagai campuran masakan. Manakala minyak zaitun Light pula adalah minyak yang mengandungi kadar keasidan lebih daripada 4%. Berwarna kekuningan dan biasanya digunakan sebagai pengganti minyak goreng.

Buah zaitun kaya dengan vitamin E dikatakan mampu melindungi sel-sel dari radikal bebas yang berbahaya. Menurut kajian, antioksidan ini dikatakan mampu menguatkan sistem imun, mengurangkan penyakit seperti selesema. Asid oleik di dalam buah zaitun pula dikatakan mampu berfungsi memberi keanjalan pada kulit dan melindungi elastin kulit dari rosak.

Cegah darah beku


Sumber polifenois, sebatian antioksidan di dalam buah zaitun dikatakan mampu mencegah darah beku yang berbahaya. Satu kajian dalam Journal of American College of Cardiology mengaitkan sebatian ini dengan peningkatan nitrik oksida, molekul jantung sihat yang meningkatkan pelebaran pembuluh darah dan aliran darah.

Jika dibandingkan dengan diet tinggi dalam lemak tepu, diet tinggi karbohidrat, terdapat beberapa kajian yang telah menunjukkan bahawa minyak zaitun bukan sahaja mengurangkan tahap LDL kolesterol tetapi turut merendahkan tahap gula darah dan mengurangkan keperluan insulin bagi pesakit tahap dua diabetes.

Mengurangkan risiko kanser

Satu kajian yang telah dijalankan oleh pakar-pakar kesihatan di Institut Sains Kesihatan, Universiti Oxford melihat perkaitan antara kanser dan pemakanan seseorang. Ðidapati bahawa negara yang mengamalkan pengambilan daging yang kerap dan rendah dalam pengambilan sayur-sayuran mempunyai risiko dan kes penyakit kanser yang tinggi tetapi pengambilan minyak zaitun akan mengurangkan kadar kes tersebut.

Ðalam Annals of Oncology (10 Januari 2005) menyatakan pakar-pakar sains mendapati diet Mediterranean yang kaya dengan minyak zaitun akan mengurangkan risiko seseorang mendapat kanser payudara kerana kandungan asid oleik yang terdapat di dalamnya.

Meningkatkan metabolisme

Buah zaitun dikatakan mampu meningkatkan metabolisme. Malah dikatakan mengambil setengah cawan buah zaitun setiap hari mampu mencegah kegemukan. Khasiat lemak tidak tepu dalam buah zaitun mempercepatkan pembakaran lemak dan mencegah gula diubah menjadi lemak.

Selain itu, kajian dalam British Journal of Nutrition mendapati, asid lemak mono tidak tepu merangsang choolecystokinin, sejenis hormon menekan nafsu makan yang menghantar isyarat kenyang ke otak.

Melambatkan proses penuaan

Menurut Imam Ibn Qayyim Al Jauziyyah, mutu minyak zaitun adalah bergantung kepada pokok yang mengeluarkannya. Sebagai contoh, jenis yang terbaik adalah minyak zaitun yang dikeluarkan daripada buah yang masak, manakala minyak daripada buah zaitun yang belum masak adalah bersifat sejuk dan kering. Buah zaitun yang telah masak ranum, lebih cenderung menjadi panas dan mengurai. Oleh itu, jika ia diproses menggunakan air akan menjadikannya kurang panas, bertindak dengan lembut dan lebih berkhasiat. Walau bagaimanapun, semua jenis minyak zaitun akan melembutkan kulit serta melambatkan proses penuaan. Ði samping itu, minyak zaitun dapat melawan racun di dalam badan dengan bertindak sebagai ‘laxative' dan menyingkirkan cacing di dalam badan.

Menghindari penyakit kardiovaskular dan arteriosclerosis

Melihat kepada keadaan dan tahap kesihatan masyarakat kita sekarang, penyakit jantung yang dikenali sebagai pembunuh secara senyap semakin meningkat. Namun begitu, pengambilan minyak zaitun mungkin dapat mencegahnya kerana ia kaya dengan bahan ‘phenol'. Bahan ini mempunyai bahan antioksidan yang tinggi di samping mampu mencegah proses radang dan pembekuan darah. Oleh itu, pengambilan minyak zaitun amat bermanfaat untuk mencegah seseorang daripada menghidapi penyakit jantung.

Kelebihan minyak zaitun boleh dilihat dalam situasi yang paling dekat dengan kehidupan kita di mana penggunaannya sebagai minyak masak. Walaupun banyak pendapat mengatakan bahawa makanan yang dimasak atau digoreng menggunakan minyak zaitun tidaklah sesedap makanan yang digoreng dengan menggunakan minyak kelapa sawit, namun ia ada kelebihan tersendiri dari sudut kesihatan. Minyak masak selain yang berasaskan buah zaitun apabila digunakan berulang kali menyebabkan jumlah kolesterol teroksida dan menjadi tepu serta tidak elok untuk kesihatan. Kesannya dapat dilihat apabila minyak tersebut memerangkap sisa makanan dan berubah warna dan bau.

Namun berbeza dengan minyak zaitun kerana ia boleh digunakan berulangkali, tidak akan mengalami proses pengoksidaan dan menjadi tepu serta tidak akan berubah dari segi warna dan bau. Setelah makan makanan yang digoreng menggunakan minyak zaitun, perut akan terasa ringan dan puas sehingga seseorang akan berhenti makan sebelum kenyang. Ini adalah kerana kesan daripada penguraian tenaga di hati oleh minyak zaitun yang mempunyai banyak kandungan zat yang bermanfaat.

Oleh itu, tidak dapat disangkal lagi akan keistimewaan buah zaitun yang daripadanya boleh menghasilkan pelbagai jenis barangan dengan teknologi yang ada pada masa kini untuk kegunaan ramai. Sehubungan dengan itu, daripada Abu Hurairah meriwayatkan bahawa Nabi Muhammad SAW pernah bersabda yang bermaksud, "Ambillah minyak zaitun dan sapulah ke kulitmu. Ia membantu mengubat tujuh puluh (beberapa) penyakit dan juga Juzam (kusta)."

Ramuan untuk kecantikan

Ði samping itu, mutakhir ini, manfaat minyak zaitun untuk kecantikan seringkali dihebahkan di dada akhbar mahupun media elektronik. Ini kerana, banyak syarikat kosmetik yang menggunakan minyak zaitun sebagai bahan asas ramuan dalam pembuatan barangan kecantikan. Oleh itu, sememangnya kelebihan minyak zaitun tidak dapat dinafikan lagi.

Ðengan ini, tidak hairanlah, ramai yang mengetahui akan kelebihan buah zaitun, memanfaatkannya sebagai bahan untuk kegunaan asas seperti minyak masak, minyak rambut, barangan kecantikan, sabun dan juga dijadikan sebagai makanan tambahan. Justeru, khasiat yang terdapat pada buah zaitun merupakan anugerah Allah ke atas hamba-hambaNya yang amat bernilai untuk dimanfaatkan kerana bukan sahaja buah zaitun disebut di dalam al-Quran, malah pakar-pakar sains dunia juga mengiktiraf akan keistimewaannya.

Ringkasan manfaat buah zaitun :
  • Membantu mengatasi masalah darah tinggi
  • Mengurangkan pengambilan lemak dalam diet harian
  • Merendahkan tahap kolestrol berbahaya
  • Menghindari penyakit kardiovaskular dan arteriosclerosis (pembuluh darah tersumbat dan sempit)
  • Mengurangkan risiko serangan kanser
  • Mengelakkan pembentukan batu hempedu (gallstone)
  • Membantu penghadaman dan mengurangkan ulser perut
  • Membantu keseimbangan metablisme tubuh, pertumbuhan tulang dan tubuh yang baik (khasnya bagi kanak-kanak)
  • Menyihatkan kulit dan rambut
  • Antioksidan - Membekal pelbagai vitamin untuk antipenuaan
  • Membekal vitamin E
  • Kegunaan massage terapi
Walaupun terdapat khasiat ubatan dalam buah zaitun, namun begitu pengambilannya perlulah mendapat nasihat pengamal terlebih dahulu bagi mengelakkan kemudaratan di kemudian hari.

Khasiat Minyak Zaitun Sesuai Hadist & Penelitian Perubatan


Meng-kaji Al-Qur’an dan memahami hadist-hadist tentang Minyak “Zaitun”.

“Sesungguhnya Alloh Ta’ala menurunkan penyakit dan obatnya, dan menjadikan setiap penyakit pasti ada obatnya. Maka berobatlah kalian, tapi jangan dengan yang haram.” (Abu Dawud).

1400 silam baginda Nabi Muhammad SAW, telah menganjurkan untuk mengkonsumsi minyak zaitun, mengingat sangat besar khasiat dalam kandungan minyak dari pohon/ buah zaitun yang diberkahi. Dalam Firman Alloh Ta’ala disebut, Maksud Ayat:

“Alloh (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. perumpamaan cahaya Alloh, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada Pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Alloh membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Alloh memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Alloh Maha mengetahui segala sesuatu”. (Annur : 35).

“Dia (Alloh) menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Alloh) bagi kaum yang memikirkan”. (Annakhl : 11).

Disebut dalam hadist, bahwasanya Rosululloh SAW,bersabda :

"كُلوُا الزَّيْتَ وَادَّهِنُوْا بِهِ، فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرَةٍ مُباَرَكَةٍ " (الترمذى ).

“Makanlah kalian buah Zaitun/ minyak zaitun dan gunakan menggosok (mengoles) dengan minyak zaitun, sesungguhnya (Zaitun) dari pohon yang diberkahi” (Attirmizdi & Ibnu Maja).

Dalam hadist yang lain dari Ibnu Umar, Rosululloh SAW,telah bersabda :

" اِئْتَدِمُوا بِالزَّيْتِ وَادَّهِنُوْا بِهِ، فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرَةٍ مُباَرَكَةٍ " (البيهقى )

“Makanlah kalian dengan buah Zaitun/ minyak zaitun dan gunakan menggosok (mengoles) dengan minyak zaitun, sesungguhnya (Zaitun) dari pohon yang diberkahi” (Al-Baihaqi & Ibnu Maja).

Riwayat lain menjelaskan, bahwasanya Rosululloh SAW, bersabda : “Barangsiapa menggosok (badannya) dengan minyak zaitun, syaithon tidak akan mendekatinya”.

Pohon zaitun itu tumbuh di puncak bukit ia dapat sinar matahari baik di waktu matahari terbit maupun di waktu matahari akan terbenam, sehingga pohonnya subur dan buahnya menghasilkan minyak yang baik.

Jika diminum bermanfaat untuk: Menguatkan kandung empedu, menurunkan asam lambung (segala jenis minyak jika dikonsumsi mengganggu pencernaan, kecuali minyak zaiyun) , Mencegah gangguan pencernaan, mengobati penyakit wasir, Mengobati Impotensi, Membantu datang bulan yang bermasalah, Menghilangkan racun dalam tubuh, Mencegah pertumbuhan sel sel kangker dan tumor, Menurunkan kadar gula dan kolesterol dan Mencegah penyakit diabetes.

Jika dioleskan bermanfaat untuk: Menghilangkan flek dan kerut di wajah, Melindungi dari bakteri, Mencegah rontoknya rambut, Menghilangkan penyakit kulit, Menghaluskan & melembabkan kulit, Mencegah penuaan dini dan Menjaga kebersihan kulit kepala.

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (Al-Ahzab : 21).

Mari kita simak, apa kata para peneliti minyak zaitun.

Dari pengkajian para pakar ilmuan, belum lama berselang, di ketahui bahwa zaitun merupakan sumber makanan sehat. Kandungan asam linoleik yang terdapat dalam buah ini secara khusus sangat bermanfaat bagi ibu-ibu yang tengah menyusui anaknya.

Kekurangan asam linoleik dapat mengurangi pertumbuhan bayi dan memperbesar potensi pada timbulnya beberapa penyakit kulit. Organisasi-organisasi kesehatan, termasuk WHO, menganjurkan penduduk yang bermukim dalam masyarakat yang tingkat penderita diabetes dan arterioclerosis (penebalan saluran urat darah) tinggi supaya mengonsumsi minyak zaitun yang mengandung paling kurang 30% asam linoleik.

Manfaat zaitun tidak hanya terbatas pada asam linoleik. Misalnya, unsur klorin yang dikandungnya dapat meningkatkan fungsi liver lebih sempurna, sehingga dengan begitu memfasilitasi tubuh dalam mengeluarkan bahan buangan. Karena juga memberi sumbangan pada kerangka tubuh, zaitun dengan demikian membuat tubuh jadi kuat dan panjang usia. Unsur-unsur tersebut juga baik untuk serabut arteri otak.

Selain manfaat-manfaat yang sudah disebutkan itu, minyak zaitun adalah sumber penting bagi gizi manusia. Berbeda dengan mentega padat, minyak zaitun tidak meninggikan tingkat kolesterol di dalam darah, sebaliknya minyak ini tetap mengendalikannya. Karena itu, para dokter sangat menganjurkan pemakaian zaitun dalam hal masak-memasak. Sementara itu, apakah dalam keadaan panas atau dingin, minyak zaitun mengurangi jumlah asam pencernaan dan dengan demikian melindungi perut dari penyakit-penyakit radang usus dan sakit mag. Minyak zaitun juga membuat teraturnya gerakan kantong empedu.

Penelitian juga telah mengungkapkan bahwa minyak zaitun memiliki kemampuan tertentu untuk mencegah timbulnya penyakit urat darah koroner melalui pengurangan level LDL, sejenis kolesterol yang mengganggu kesehatan, sementara meninggikan tingkat kolesterol yang bermanfaat untuk kesehatan HDL di dalam darah.

Vitamin E, A, D, dan K dalam darah sangat penting untuk pertumbuhan tulang dan kadar mineral dalam tubuh anak-anak dan orang dewasa. Ia memperkuat tulang-belulang dengan cara menstabilkan kalsium. Minyak zaitun merupakan unsur vital dalam membangun organisme-organisme tubuh. Unsur-unsur antioksidansemacam ini dan asam-asam lemak seperti asam linoleik, yang sangat penting bagi manusia, memperbanyak hormon dan sintesis membran sel-sel biologis. Karena vitamin-vitamin ini memperbaharui sel, mereka juga digunakan untuk mengatasi keluhan-keluhan yang terkait dengan usia seseorang dan perawatan kulit.

Karena vitamin memberi sumbangan pada pertumbuhan otak dan jaringan saraf bayi sebelum dan sesudah kelahiran, satu-satunya rekomendasi para spesialis kepada para ibu adalah minyak zaitun.Di samping memiliki satu peringkat asam linoleik yang sangat mirip tarafnya dengan ASI, minyak zaitun berfungsi sebagai sumber nutrisi alami seperti halnya ASI bila dicampur dengan susu sapi bebas lemak. Sebagai harta milik kesehatan yang penting, minyak zaitun, mujarab untuk mengatasi penyakit-penyakit jantung dan saluran darah. Sehubungan dengan segala kemanjuran dan kemanfaatan itu, minyak zaitun telah menarik perhatian para spesialis kesehatan dalam kurun tahun terakhir ini.

Minyak zaitun termasuk jenis Olea europaea dari keluarga Oleaceae. Sejak ribuan tahun silam masyarakat di sekitar Laut Tengah dan Timur Tengah telah merasakan manfaatnya. Dalam bentuk buah, zaitun muda yang berwarna hijau kekuningan kerap disantap begitu saja atau sebagai penambah rasa. Sementara zaitun yang matang dengan warna hitam kerap diacar maupun diperas untuk diambil minyaknya.

Setiap buah zaitun yang matang mengandung 80% air, 15% minyak, satu% protein, satu% karbohidrat, dan serat satu%. Untuk menghasilkan buah dan berproduksi secara penuh, pohon zaitun harus berumur 15-20 tahun.

Hingga saat ini Italia dan Spanyol berada di barisan terdepan negara penghasil minyak zaitun, disusul oleh Yunani, Tunisia, Maroko, dan Amerika Serikat (AS). Kawasan mediterania selama ini memang dikenal sebagai gudang buah dan minyak zaitun.

Selama ini penduduk Timur Tengah mengandalkan zaitun sebagai sumber minyak nabati. Minyak inilah yang menciptakan rasa khas pada hidangan mereka. Jika diolah menjadi minyak maka kandungan asam lemak yang dimiliknya antara lain asam oleat atau omega 9 (79%), asam palmitrat atau asam lemak jenuh (11%),asam linoleat atau omega 6 (7%), asam stearat (2%),dan lain-lain sebesar 1%.

Alsuhendra mengatakan, tingginya kandungan asam lemak tak jenuh, khususnya asam lemak tak jenuh dengan ikatan rangkap tunggal di mana di dalamnya terdapat asam oleat atau omega 9 dan juga asam linoleat atau omega-6, yakni mencapai 65-85%membuat minyak zaitun banyak digunakan di bidang kesehatan. Lebih jauh, alumnus Institut Pertanian Bogor ini menyebutkan asam lemak tak jenuh dengan ikatan rangkap tunggal ternyata memiliki keunggulan, yakni lebih sulit teroksidasi. Dengan sifat ini maka jika dioleskan ke kulit maka kulit akan terlindungi dari sinar matahari dan tidak akan terpicu menjadi kanker atau tumor. Jika dikonsumsi manfaat zaitun erat dengan kandungan omega 9. Omega 9, jelasnya, mampu menekan low density lipoprotein (LDL) atau yang akrab dikenal dengan kolesterol jahat dalam tubuh dan menaikkan kadar high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik.

''Khasiat kesehatan zaitun memang luar biasa. Tidak hanya kandungan asam lemaknya tetapi juga senyawa lain seperti klorofil yang berperan sebagai antioksidan,'' katanya.

Saat ini di pasaran terdapat beberapa jenis minyak zaitun tergantung pada proses ekstrasinya, yakni minyak zaitun perawan, murni, dan sulingan. Yang pertama merupakan minyak zaitun bermutu tinggi karena merupakan hasil ekstrasi pertama. Mudah dikenali melalui warnanya yang kehijauan. Sedangkan yang sulingan biasanya berwarna keputihan sebagai hasil dari pemanasan.

Lantas bagaimana agar kita bisa menuai manfaat maksimal minyak zaitun? Suhendro mengatakan tergantung kebutuhan yang kita inginkan. Jika minyak zaitun difungsikan sebagai bahan baku dengan tujuan penambah gizi, lelaki kelahiran Padang ini menyarankan untuk memilih yang murni. Namun, jika hanya sekadar untuk mempercantik makanan maka minyak hasil sulingan sudah memadai. Sebagai tambahan, Alsuhendramenambahkan zaitun merupakan jenis minyak yang tidak begitu suka dengan panas tinggi. Pasalnya pemanasan yang tinggi hanya akan merusak ikatan rangkap asam lemak zaitun,dan yang lebih mengkhawatirkan,dampak lanjutannya akan mengubah minyak zaitun justru menjadi radikal yang berbahaya bagi tubuh.

Nabi Muhammad SAW, telah menganjurkan agar kita mengkonsumsi dan memakai zaitun sebagai minyak. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, ada enam belas pakar kedokteran paling tersohor di dunia berkumpul di Roma pada tanggal 21 April 1997 M, untuk menerbitkan beberapa pengarahan dan keputusan bersama tentang tema “Minyak Zaitun dan Nutrisi Laut Putih Tengah”.

Dalam pernyataan tersebut, mereka menegaskan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun bisa memberikan andil melindungi tubuh dari serangan penyakit jantung koroner, kenaikan kolesterol darah, kenaikan tekanan darah, serta sakit diabetes dan obesitas, di samping minyak zaitun juga berkhasiat mencegah terjadinya beberapa jenis kanker.

Minyak Zaitun Mengurangi Kolesterol Berbahaya.

Berbagai riset membuktikan adanya fakta yang tidak menyi-sakan keraguan lagi, bahwa minyak zaitun menurunkan total kadar kolesterol dan kolesterolberbahaya, tanpa mengurangi kandungan kolesterol yang bermanfaat.

Minyak Zaitun Mengurangi Resiko Terjadinya Penyumbatan (Trombosis) dan Penebalan (Arteriosklerosis) Pembuluh Darah.

Dalam sebuah kajian yang dipublikasikan pada bulan Desember tahun 1999 M. di Majalah AMJ CLIN NUTRLpara peneliti menyatakan bahwa nutrisi yang kaya kandungan minyak zaitun bisa mengurangi pengaruh negatif lemak dalam makanan terhadap terjadinya pembekuan darah, dan selanjutnya mengu-rangi terjadinya penebalan pembuluh nadi jantung.

Minyak Zaitun Menurunkan Angka Kematian.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam majalah Lanst yang terkenal pada 20 Desember 1999 M, menunjukkan bahwa negara paling miskin di Eropa, yaitu Albania, yang berpenduduk muslim, memiliki keistimewaan sedikitnya angka kematian di sana. Angka kematian di Albania di kalangan pria adalah 41 orang dari setiap 100.000 orang, separoh dari keadaan di Britania. Hal itu dipengaruhi oleh konsumsi minyak zaitun dalam makanan para penduduk Albania.

Minyak Zaitun Mengurangi Pemakaian Obat2tan Penurun Tekanan Darah Tinggi

Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr. Aldovaroro di Universitas Napoli Italia dan dipublikasikan dalam Majalah Archives of Internal Medicine, tanggal 27 Maret 2000 M, telah diadakan studi terhadap 32 pasien yang terkena penyakit tekanan darah tinggi dan mereka itu mengkonsumsi obat-obatan untuk darah tinggi. Hasil studi menunjukkan penurunan tekanan darah dalam kadar 7 poin di kalangan mereka yang mengkonsumsi minyak zaitun.

Minyak Zaitun Mengurangi Serangan Kanker.

Para peneliti menyatakan bahwa sebab menurunnya rasio kematian akibat serangan kanker di Laut Putih Tengah adalah karena makanan penduduk negeri tersebut mengandung minyak zaitun sebagai sumber utama lemak, di samping mengandung sayur-sayuran, buah-buahan, dan kol.

Minyak Zaitun Mencegah Timbulnya Kanker.

Profesor Asman, Ketua Akademi Studi Arteriosclerosis di Universitas Monstar, Jerman, dia merupakan peneliti paling menonjol di dunia di bidang kedokteran dan arteriosclerosis, ia berkata, “Pengkonsumsian minyak zaitun bisa melindungi tubuh dari serangan sejumlah kanker lainnya, di antaranya kanker colon, kanker rahim, kanker ovarium, sekalipun jumlah studi ini masih terlalu minim.”

Minyak Zaitun dan Kanker Payudara.

Sebuah studi yang dipublikasikan di bulan November 1995 dan dilakukan terhadap 2.564 wanita yang terkena kanker payudara, menegaskan bahwa ada korelasi terbalik antara kemungkinan terjadinya kanker payudara dengan pengkon-sumsian minyak zaitun, dan bahwa banyak mengkonsumsi minyak zaitun memberikan andil dalam melindungi seseorang dari serangan kanker payudara.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Majalah Archives of Internal Medicine edisi Agustus 1998 M menegaskan bahwa pengkonsumsian sesendok makan minyak zaitun setiap hari bisa mengurangi bahaya terjadinya kanker payudara sampai pada kadar 45%.

Minyak Zaitun dan Kanker Rahim.

Majalah Kanker Britania mempublikasikan di bulan Mei 1996 M sebuah studi yang dilakukan terhadap 145 wanita Yunani yang terkena kanker rahim. Para peneliti mengkorelasikan antara wanita-wanita yang terkena kanker rahim tersebut dengan wanita-wanita yang banyak mengkonsumsi minyak zaitun. Ternyata, para wanita yang mengkonsumsi minyak zaitun lebih sedikit yang terkena kanker rahim. Di mana kemungkinan terjadinya kanker pada mereka turun sampai 26%.

Minyak Zaitun dan Kanker Lambung.

Sejumlah studi ilmiah modern menunjukkan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun secara teratur bisa mengurangi terjadinya kanker lambung. Tapi masih diperlukan berbagai studi ilmiah lanjutan mengenai hal ini.

Minyak Zaitun dan Kanker Colon.

Ada juga beberapa studi yang menunjukkan bahwa peng-konsumsian buah-buahan, sayur-sayuran, dan minyak zaitun, memainkan peran penting dalam melindungi tubuh dari serangan kanker colon.

Minyak Zaitun dan Kanker Kulit (Melanoma).

Majalah Dertmatdogg Times edisi bulan Agustus 2000 M menyebutkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa meng-gunakan minyak zaitun setelah renang sebagai krim kulit dan berjemur, akan melindungi terjadinya kanker kulit (melanoma).

Minyak Zaitun Mengurangi Timbulnya Tukak Lambung.

Dr. Samût, dari Universitas Harvard Amerika, menyampaikan sebuah studi di Kongres Terakhir Organisasi Penyakit Sistem Pencernaan Amerika yang diadakan pada bulan Oktober 2000 M. Dr. Samûtmenegaskan bahwa gizi yang terkandung dalam minyak zaitun bisa memiliki pengaruh positif dalam melindungi tubuh dari kanker lambung dan mengurangi timbulnya penyakit tukak lambung.

Minyak Zaitun Berkhasiat Seperti ASI.

Dalam sebuah studi modern yang dipublikasikan di bulan Februari 1996 M di Universitas Barcelona, Spanyol, yang dilakukan terhadap empat puluh wanita yang menyusui, diambil sampel ASI dari mereka. Para peneliti menemukan bahwa kebanyakan lemak yang terkandung di dalam ASI termasuk jenis lemak yang berantai tunggal. Jenis lemak ini dikategorikan sebagai lemak terbaik yang seharusnya dikonsumsi oleh manusia, dan itulah jenis lemak yang terkenal terdapat dalam minyak zaitun.

Minyak Zaitun Mengurangi Peradangan Sendi.

Majalah AMJ CLIN NUTR edisi November 1999 M, mempu-blikasikan sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 145 pasien pengidap sakit persendian semacam arthritis di Yunani Utara. Mereka dikorelasikan dengan 108 orang yang sehat. Dalam penelitian ini terlihat bahwa pengkonsumsian minyak zaitun bisa memberikan andil dalam melindungi tubuh dari terjadinya penyakit ini.

Minyak Zaitun Membunuh Kutu Kepala.

Beberapa studi yang dilakukan di beberapa Universitas dan Akademi di Amerika, tentang kutu kepala, menunjukkan bahwa penggunaan minyak zaitun sebagai minyak rambut yang terkena kutu, dalam beberapa jam saja bisa membunuh kutu yang ada di kepala.

Kiranya jelas sudah info khasiat dan pengobatan dengan Minyak Zaitun, semoga bermanfaat bagi kita semua. Alhasil, setap penyakit ada obatnya, kita bertawakkal dan berserah diri kepada Alloh Ta’ala, akan tetapi Ikhtiar menjaga kesehatan itu lebih baik dari pada pengobatan.

Wallahualam
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...