24 January 2016

Sejarah Berdirinya Keraton Kasunanan Surakarta Hadinigrat

Penembahan Senopati yang waktu mudanya bernama Sutowijoyo memerintah di Mataram dari tahun 1585 sampai dengan tahun 1601. Pada tahun 1601 Raden Mas Jolang yang bergelar Susuhunan Hadi prabu Hanyakrawati menggantikan sebagai raja Mataram sampai dengan tahun 1913. setelah Susuhunan Hadi Prabu Hanyakrawati meninggal beliau digantikan oleh Sultan Agung Prabu Hanyakrakusuma, yang memerintah mulai tahun 1613 sampai tahun 1945. Pada saat pemerintahan Sultan Agung, keraton Mataram berada dalam puncak kejayaan. Karena banyak raja-raja yang ditaklukkan, yaitu raja-raja pesisir Utara Jawa Tengah dan Jawa Timur, Kalimantan Barat, Madura, Surabaya dan Cirebon.

Sultan Agung merupakan figur raja yang taat kepada agama Uslam dan tidak senang pada Belanda yang berada di tanah Jawa. Sultan Agung mempunyai cita-cita untuk menguasai seluruh pulau Jawa. Namun cita-cita Sultan Agung untuk menguasai seluruh pulau Jawa gagal. Karena pada waktu itu terdapat tiga kekuatan politik yaitu Mataram, Banten dan VOC di Batavia.


Rasa tidak senang dari Sultan Agung pada Belanda tersebut dapat kita lihat pada usaha Sultan Agung yang dua kali menyerang VOC di Batavia, sebagai pusat pemerintahan Belanda di Jawa. Tetapi usaha tersebut gagal karena terjangkitnya wabah penyakit dan kurangnya bahan pangan karena lumbung padi dibakar oleh Belanda. Sebagai rasa hormat dari pemerintah Indonesia yang sekarang telah merdeka maka Sultan Agung mendapatkan penghargaan sebagai salah satu Pahlawan Nasional yang berusaha mengusir penjajah dari bumi Indonesia.


Pada saat pemerintahan Sultan Agung Hanyakrakusuma, beliau banyak menjalin hubungan yang bersifat ekonomis dan politik dengan daerah-daerah lain. Bukti kerjasama tersebut dalam bidang ekonomi adalah Palembang dan Jambi menggantungkan kebutuhan berasnya dari Mataram. Karena rakyat di Palembang dan Jambi lebih suka menanam lada daripada padi. Juga pada tahun 1641 Mataram menjalin hubungan dengan bangsa Portugis di Malaka, Mataram mengirim beras ke Portugis di Malaka sedang bangsa Portugis di Malaka menyediakan keperluan sandang dan keperluan-keperluan perang Mataram. Sedangkan bukti kerjasama dalam bidang politik yaitu memberikan perlindungan kepada Palembang dan Jambi agar terhindar dari Expansi Aceh dan Banten. Yang kemudian perlindungan itu berakhir pada tahun 1642, pada saat armada Mataram dihancurkan oleh armada VOC di dekat Palembang. Bahkan sultan Agung Hanyakrakususma juga menjalin hubungan dengan pusat agama Islam di Mekkah, berkat hubungan tersebut beliau memperoleh gelar Sultan (Soewarso, 1985 :45).


Di zaman ini juga kebudayaan mengalami perkembangan yang pesat. Hasil kebudayaan Mataram menunjukkan adanya perpaduan antara kebudayaan Islam dengan kebudayaan Hindu dan Budha pada saat itu mempunyai pengaruh yang sangat besar dan kuat terhadap kebudayaan asli Jawa.


Pada tahun 1645 Sultan Agung Prabu Hanyakrakusuma meninggal kemudian beliau digantikan oleh Susuhunan Amangkurat I atau Amangkurat Agung yang memerintahkan mulai tahun 1645. berbeda dengan Ayahnya Susuhunan Amangkurat I bukan sebagai seorang raja yang bijaksana dan berwibawa, tetapi seorang raja yang bertangan besi dan bersahabat dengan VOC/Belanda, sehingga banyak ulama dan para bangsawan yang tidak senang kepada Amangkurat I. Sikap Amangkurat dalam menjalankan pemerintahan dengan tangan besi dan berusaha menggenggam seluruh kekuasaan tersebut terbukti pada masa itu para ulama dan sebagian rakyat dikejar-kejar, bahkan ribuan yang dihukum mati, karena mereka menentang politik Amangkurat I yang menjalin kerjasama dengan VOC. Para ulama yang berpengaruh besar terhadap rakyat, dianggap menyaingi kedudukan dan kekuasaannya.


Cara Kejam Amangkurat I untuk mematahkan kekuasaan para ulama yang selalu menentang Belanda ternyata tidak berhasil. Para ulama terus menyusun kekuasaan, dibawah Sunan Giri, para ulama akhirnya bangkit sentak untuk mematahkan kekuasaan Amangkurat I. Sikap Amangkurat I terhadap raja-raja taklukan sangat kerja. Mereka yang dianggap membahayakan Mataram, selalu dipecat dan digantikan dengan bangsawan Mataram yang telah jelas-jelas taat dan setia kepadaanya. Bahkan raja raklukan tersebut banyak yang dibunuh. Oleh sebab itu lambat laun timbul rasa tidak puas terhadap pemerintahan Amangkurat I. Para bangsawan Mataram yang tidak puas terhadap pemerintahan Amangkurat I tersebut justru dipimpin oleh Adipati Anom (Putra Mahkota) yang bersekutu dengan Trunojoyo. Akhirnya terjadi pemberontakan terhadap Mataram yang dipimpin oleh Trunojoyo yang bersekutu dengan Adipati Anom dan para bangsawan Mataram serta para ulama.


Mataram dapat direbut oleh Trunojoyo, sedang Amangkurat I beserta pengikutnya meninggalkan Mataram hendak minta bantuan kepada VOC di Batavia. Amangkurat I menunjuk Adipati Anom untuk menyerang Trunojoyo, tetapi Adipati Anom tidak bersedia, karena dia bersekutu dengan Trunojoyo. Dengan berbekal tumbal Kyai Pleret milik Amangkurat I. serangan Pangeran Puger terhadap Trunojoyo berhasil melumpuhkan kekuatan pasukan Trunojoyo. Perjalnan Amangkurat I ke Batavia sampai di Tegal Arum. Di tempat tersebut Amangkurat I meninggal. Setelah Amangkurat I meninggal, Adipati Anom menjadi bingung karena tumbak Kyai Pleret yang menjadi simbol kerajaan Mataram berada di tangan Pangeran Puger.


Adipati Anom tidak meneruskan perjalanan ke Batavia, melainkan meminta bantuan kepada VOC di Jepara. Adipati Anom bersedia meluluskan apa saja yang diminta VOC asakan dia dapat menjadi raja Mataram. Berkat Bantuan VOC Trunojoyo dapat dikalahkan dan Adipati Anon menggantikan Amangkurat I menjadi raja Mataram pada tahun 1677 bergelar Amangkurat II. Dengan bertahtanya Amangkurat II berarti kekuasaan Mataram telah mulai dirongrong oleh Belanda.


Pada saat pemerintahan Sunan Amangkurat II, karena keraton Mataram sudah rusak akibat pemberontakan Trunojoyo, maka Sunan Amangkurat II melanjutkan pemerintahan di Kartasura pada tahun 1703. setelah beliau wafat digantikan oleh putranya yang bergelar Amangkurat III atau Amangkurat Mas. Sebelum Amangkurat II meninggal beliau berpesan kepada Amangkurat III agar berhati-hati terhadap pamannya yaitu Pangeran Puger. Pangeran Puger merasa jengkel karena dialah sebenarnya yang berhak menjadi raja. Untuk menghilangkan kejengkelan hati Pangeran Puger, maka Amangkurat III dikawinkan dengan anak perempuan Pangeran Puger.


Amangkurat III ternyata bersifat suka main perempuan, sehingga sering terjadu pertengkaran dengan istrinya, yang berakhir dengan perceraian. Anak Pangeran Puger yang menjadi istrinya dikembalikan kepada Pangeran Puger yang sudah barang tentu membuat sakit Pangeran Puger. Sebagai raja, Amangkurat III merasakan betapa berat dan kuatnya pengaruh VOC terhadap negaranya. Oleh sebab itu, Amangkurat III hendak melepaskan Mataram dari belenggu VOC terhadap negaranya. Para bangsawan yang nyata-nyata memihak kepadas VOC segera bertindak. Banyak diantaranya yang dipecat. Sikap Amangkurat III tersebut banyak mendapat tantangan dari segolongan bangsawan di lingkungannya. Situasi politik itu sangat menggembirakan Pangeran Puger (adik Amangkurat II) yang sejak semula ingin menjadi raja.


Dengan segolongan kaum bangsawan yang tidak senang pada Amangkurat III, Pangeran Puger mengadakan perbutan kekuasaan yang akhirnya dapat digagalkan Pangeran Puger lari ke Semarang meminta bantuan kepada VOC. Dengan senang hati VOC menerima Pangeran Puger. VOC bersedia membantu Pangeran Puger untuk merebut tahta Mataram, karena Amangkurat III menentang VOC, setelah Pangeran Puger menandatangani perjanjian untuk memberi hadian kepada VOC, VOC mengangkat Pangeran Puger sebagai Sunan di Kartasura dengan gelar Sunan Paku Buwono I. Pada tahun 1705 pasukan VOC dan pengikut-pengikut Pangeran Puger merebut Kertasura. Dengan demikian Sunan Amangkurat II bertahta hanya 2 tahun dari tahun 1703 sampai dengan tahun 1705, sedangkan Sunan Paku Buwono I, bertahta di Kartasura sejal tahun 1705 sampai dengan 1719. Sebagai balas jasa VOC yang telah menduduki dirinya sebagai raja di Kartasura, Paku Buwono I menyerahkan daerah Priangan, Cirebon dan Madura Timur kepada VOC. Disamping itu setiap tahunnnya Kartasura bersedia mengirimkan sejumlah beras ke Batavia. Sejak saat itu pengaruh kekuasaan VOC di Kartasura semakin besar.


Setelah Paku Buwono meninggal, beliau digantikan oleh Susuhunan Prabu Amangkurat IV atau Sunan Amangkurat Jawi atau Sunan Prabu. Amangkurat IV bertahta di Kartasura dari tahun 1917 sampai dengan tahun 1727. kemudian beliau digantikan oleh Sunan Buwono II, mulai tahun 1927. pada tahun 1742 orang-orang Cina pelarian dari Batavia bekerja sama dengan Mas Garendi. Mas Garendi adalah Cucu Sunan Mas. Mas Garendi bertahta di Katasura dengan gelar Amangkurat V, beliau bersikap melawan Belanda. Sedang Sunan Paku Buwono II meminta bantuan VOC. Setelah beliau menadatangani tentang imbalan yang akan diberikan VOC, kemudian VOC menyerang Mas Garendi untuk merebut Kartasura. Setelah kekuasaannya hancur, Mas Garendi menyerah kepada VOC. Selanjutnya beliau dibuang ke Srilangka. Berkat bantuan VOC, Sunan Paku Buwono II bertahta kembali di Kartasura. Seperti halnya Mataram, Keraton Kartasura rusak karena perbuatan Raden Mas Garendi. Menurut kepercayaan kuno di Jawa, bila keraton sebagai pusat kejayaan dan kebebasan sebuah kerajaan telah diduduki atau dirusak oleh tangan tangan kotor, tiba saat untuk membangun sebuah istana yang baru (Wibisono, 1980 :2).


Di Kartasura Sunan Paku Buwono II mengemukakan keinginannya untuk memindahkan Keraton Kartasura yang sudah rusak. Pada saat itu Baginda Sunan Pakubowono II sedang diliputi kesedihan karena baru saja kedatangan utusan VOC bernama Hogendrop yang membicarakan pelaksanaan beberapa permintaan VOC sangat merugikan Keraton Kartasura, sebagai imbalan kepada VOC yang telah membantu Paku Buwono II merebut tahta kembali Kartasura.


Dalam perjanjian itu antara lain disebutkan bahwa seluruh pantai utara Pulau Jawa dan seluruh pulau Madura diserahkan kepada VOC. Penyerahan wajib yang berupa hasil bumi diperbesar jumlahnya. Patih dan Bupati hanya dapat ditetapkan oleh Sunan bersama-sama dengan VOC. Baginda lalu menyerahkan dan memberikan persetujuan kepada Van Hogendrop untuk menghubungi pepatih Raden Tumenggung Pringgolo dan Sindurejo. Mereka meninjau sendiri daerah sekita Kartasura. Mereka melepaskan lebah di bawah sebuah pohon rindang di desa Sala, Mayor Van Hogendrop mengusulkan Sala sebagai pusat pemerintahan Kartasura. Dengan alasan apabila raja ingin mendatangkan kayu jati dari hutan selatan akan mudah karena tidak kekurangan orang juga tidak kekurangan beras yang dapat didatangkan dari Ponorogo. Tetapi kedua Patih menolak dengan alasan Sala daerahnya rendah, kalau hujan akan terendam air. Tetapi dilihat letaknya Sala berada di tepi sebuah sungai besar, strategis sekali dan mudah didatangi dari pantai bila keadaan memaksa. Akhirnya Keraton Kartasura Hadiningrat dipindahkan ke Surakarta Hadiningrat pada tahun 1748. Pada tahun 1749 Sunan Paku Buwono II sakit dan kemungkinan sehat kembali sangat kecil. Keraton Surakarta merupakan kelanjutan dari Keraton Mataram yang pada tahun 1677 padas hakekatnya telah runtuh akibat pemberontakan Trunojoyo. Berkat bantuan VOC Keraton yang telah runtuh itu dihidupkan kembali dengan aneka ragam perjanjian. Sedangkan raja-raja yang memerintah selanjutnya tidak lebih hanyalah sebuah boneka yang dikendalikan oleh Belanda. Paku Buwono II meninggal pada tanggal 20 Desember 1749 dan digantikan oleh Sunan Paku Buwono III yang memerintah dari tahun 1949 sampai dengan tahun 1788. penyerahan Keraton Surakarta kepadas VOC dan pengangkatan Paku Buwono III sebagai sunan tidak disetujui oleh Pangeran Mangkubumi. Karena bagian tanah bengkok yang milik Pangeran Mangkubumi dikurangi oleh Belanda.


Pada saat yang bersamaan di Yogyakarta Pangeran Mangkubumi dinobatkan oleh pengikut-pengikutnya sebagai Sultan Yogyakarta dengan gelar Hamengkubuwono. VOC tidak mau mengakuinya. Oleh karena itu berlawanan menentang Belanda diteruskan. Sejak saat itu Keraton Surakarta Hadiningrat merupakan kelanjutan dari Mataram pecah menjadi dua. Yaitu Yogyakarta dengan Hamengku Buwono yang melawan VOC dan di Surakarta dengan Hamengku Buwono III yang menjadi antek VOC. Setelah Paku Buwono III meninggal, beliau digantikan oleh Susuhunan Paku Buwono IV dari tahun 1788 sampai dengan tahun 1820. kemudian Susuhunan Paku Buwono V menggantikannya dari tahun 1820 sampai dengan tahun 1823. selanjutnya Susuhunan Paku Buwono VI berusaha untuk melawan sehingga beliau dibuang oleh Belanda ke Ambon. Sebagai penghargaan dan rasa hormat kepada Sunan Paku Buwono VI maka pemerintah Indonesia memberi penghargaan sebagai Pahlawan Nasional.


Pengganti Sunan Paku Buwono adalah Susuhunan Paku Buwono VII, salah seorang putra dari Sunan Paku Buwono IV, yang bertahta dari tahun 1830 sampai dengan tahun 1858. sebagai gantinya adalah salah seorang lagi putra dar Sunan Paku Buwono IV yang bergelar paku Buwono VIII, bertahta dari tahun 1858 sampai dengan tahun 1861. Pada tahun 1861 sampai dengan 1893 pemerintah dipegang oleh Susuhunan Paku Buwono IX. Setelah beliau meninggal digantikan oleh Paku Buwono X yang bergelar Sampeyan Dalem Ingkang Minulya Saha Ingkang Wicaksono Kanjeng Susuhunan Paku Buwono Senopati Ing Ngalolo Ngabdulrahman Sayidin Panatagama Kalifatullah Ingkang Kaping X (Volks Almanah Djawi, 1937 : 25).

Pada saat pemerintahan Sunan Paku Buwono X, beliau menciptakan lambang keraton Kasunanan Surakata. Bentuk lambang yang diciptakan oleh Susuhunan Paku Buwono X tersebut adalah sebagai berikut :

  • Gambar Matahari di sebelah kanan – melambangkan putra dari Paku Buwono I yang bernama R.M. Gusti Suryo
  • Gambar Bulan di sebelah kiri – melambangkan putra dari Paku Buwono I yang bernama R.M. Sasongko
  • Gambar di sebelah atas – melambangkan putra dari Paku Buwono I yang bernama R.M. Gusti Sudomo
  • Gambar Bola dunia sebelah bawah yang terdapat paku pada kutup atas (GPH, Broto, 1980 : 18) – melambangkan raja Kasunanan yang bergelar Paku Buwono.


Dari keempat lambang tersebut tidak keterangan tentang keistimewaan mereka, sehingga mereka dipakai sebagai lambang. Keempat benda tersebut dapat dalam sebuah perisai yang berbentuk bulat telur yang posisinya tegak. Hal tersebut melambangkan terwujudnya kemanunggalan yang kokoh dan kuat yang terlindung dari perisai. Pada bagian atas perisai tersebut terdapat mahkota raja, di bawah pengayoman Sri Susuhunan. Di seputar perisai di lingkari oleh untaian kapas dan sewuli (Sebutir padi) hal tersebut melambangkan agar rakyatnya hidup berkecukupan, adil makmur baik sandang maupun pangan.


Lambang Keraton Kasunanan Surakarta terdapat persamaan dengan lambang-lambang negara kita yaitu Garuda. Sunan Paku Buwono X bertahta dari tahun 1893 sampai dengan 1939. kemudian pada tahun 1939 sampai dengan tahun 1945 beliau meninggal digantikan oleh Susuhunan Paku Buwono XII pada tahun 1945 sampai sekarang. Raja-raja kasunanan Surakarta sangat memperhatikan kebudayaan Jawa hingga saat ini walaupun kedudukan raja tidak seperti dulu, tetapi adat kebudayaan Jawa tetap dijaga dan dilestarikan. Hal tersebut dapat kita lihat pada setiap kirap pusaka I sura. Grebeg Mauludan dan upacar perkawinan di Keraton Kasunanan Surakarta.



Fungsi Keraton Kasunanan Surakarta
Pada waktu lampau ketika negara Sri Wijaya di Sumatra dan Majapahit di Jawa berjaya, seolah-olah merupakan mercusuar yang menjadi pandu seluruh negara-negara Asia Tenggara. Keraton merupakan pusat masyarakat dalam arti yang seluas-luasnya. Keraton merupakan pusat kegiatan politik, pusat kegiatan keagamaan dan kebudayaan (Santoso, 1990:3).

Bukti keraton sebagai kegiatan politik, telah tampak dengan jelas bahwa raja yang berkuasa dan pemerintah merupakan tokoh sentral dari segala kegiatan politik. Sehingga timbul kepercayaan bahwa raja adalah dewa yang menjelma di dunia. Sedangkan Keraton sebagai pusat kegiatan keagamaan, hal ini jelas terlihat pada segala kegiatan upacara keagamaan yang selalu dipusatkan di Keraton, seperti upacara Grebeg Mauludan dan Upacara sesaji menurut agama Hindu pada waktu itu. Keraton berfungsi sebagai pusat kebudayaan. Sebagian besar sumber dan pendorong timbulnya kebudayaan berasal dari Kerton, bahkan pada masa itu raja menjadi pelindung dari para hali-ahli kebudayaan yang hidup pada zamannya (Santoso 1990 :4)


Dari berbagai fungsi dan kedudukan Keraton pada masa lampau sebenarnya tidak lepas dari fungsi dan kebudayaan raja yang berhak menentukan segala sesuatu hal yang dikehendakinya. Fungsi keraton dalam masa kemerdekaan sekarang ini dalam buku DR. Soewito Santosa 1990 :5 yang berjudul Sultan Abdul Kamit Hurucakra Kalifah rasullah di Jawa berpendapat bahwa :”Kebijaksanaan Sri Susuhan PB XII dalam memberi ijin kepada kami tersebut diatas memungkinkan kembalinya Keraton kepada fungsinya yang lama, kami maksudkan fungsinya sebagai konservator adat istiadat dan penyimpanan benda-benda kebudayaan, termasuk khasanah kasustraan. Yang dimaksud dengan memberi ijin kepada kami tersebut diatas adalah memberi ijin dari Sultan PB XII kepada DR. Soewito Santoso dalam mempergunakan buku-buku yang terdapat di Sonopustoko, sebagai sumber penulisan bukunya yang berjudul Sultan Abdul Kamit Herucakra Kalifah Rasulullah di Jawa. Fungsi Keraton pada masa sekarang adalah sebagai tempat penyimpanan benda-benda kebudayaan, yang dapat mendatangkan para wisatawan melihat secara langsung tentang peninggalan benda-benda kebudayaan pada waktu itu.


Pada masa sekarang ini raja yang berkuasa di Keraton Kasunanan Surakarta mempunyai peranan dan kedudukan dalam lingkup keraton sebagai pengageng Keraton. Juga sebagai warga negara Indonesia dan tidak berhak untuk menentukan sesuatunya. Karena memegang kekuasaan pemerintahan Indonesia sekarang ini ada pada Presiden bukan pada raja. Juga fungsi Keraton sebagai pusat keagamaan. Pada masa sekarang ini tidak seperti masa lampau. Pusat kegiatan-kegiatan pada masa sekarang bernaung di bawah Departeman Agama, yang dikepalai oleh Menteri Agama.


Silsilah Raja Kasunanan Surakarta

Keraton Kasunanan Surakarta berdiri pada tahun 1745 hingga sekarang. Sejak tahun 1745 sampai sekarang Keraton Kasunanan Surakarta secara berturut-turut diperintah oleh sebelas raja Kasunanan antara lain :


  • Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhan PB II ( 1745 – 1749)
  • Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhan PB III ( 1749 – 1788)
  • Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhan PB IV ( 1788 – 1820)
  • Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhan PB V ( 1820 – 1823)
  • Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhan PB VI ( 1823 – 1830)
  • Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhan PB VII ( 1830 – 1858)
  • Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhan PB VIII ( 1858 – 1861)
  • Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhan PB IX ( 1861 – 1893)
  • Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhan PB X ( 1893 – 1939)
  • Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhan PB XI ( 1939 – 1945)
  • Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhan PB X II ( 1945 – Sekarang)

Kesimpulan
Dalam menyelesaikan karya penelitian ini penulis dapat menarik beberapa kesimpulan, diantaranya :

  • Keraton Surakarta berdiri pada tanggal 27 Februari 1945 atas prakarsa Ingkang Sinuhun Paku Buwono II, Keraton Surakarta merupakan perpindahan Keraton Kartasura yang namanya diganti menjadi Wanamarta
  • Keraton Kasunanan Surakarta telah diperintah oleh Raja Ingkang Sinuhun Paku Buwono II sampai Paku Buwono XII
  • Keraton Kasunanan Surakarta mengalami kejayaan masa perintah Ingkang Sinahun Kanjeng Susuhunan Paku Buwono X
  • Museum Keraton Surakarta terdiri dari 9 ruangan yang masing-masing ruangan rerdapat benda-benda purba kala yang bersejarah
  • Keraton Surakarta dapat dikatakan sebagai sumber devisa negara dan budaya bangsa dari Jawa Tengah
Sumber Referensi Daftar Pustaka :

  1. Martana, H.S, Dkk, 1987, Ilmu Pengetahuan Sosial Bidang Sejarah, Surakarta : Tiga Serangkai.
  2. Poerwadarminta, W.J.S, 1976. Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka.
  3. Santoso, Soewito, 1990, Sultan Abdul Kamid Herucakra Kalifah Rasulullah di Jawa 1778 – 1855, Surakarta Radya Pustoko.
  4. Chusaini, Sigit, 1996, Pendidikan Agama Islam, Tarjin jakarta : PDM Majelis Dikdasmen Kotamadia Surakarta
  5. Suryatna, Tri Sunar, 1984, Sejarah berdirinya Kerajaan Surakarta Hadiningrat. Surakarta : Tiga Serangkai
  6. Soeharto, S, 1968, Diorama, Surakarta : Tiga Serangkai
  7. Wibisono, Singgih, 1980, Perpindahan Keraton Kartasura ke Surakarta, Surakarta : Radya Pustoko..

22 December 2015

Oil price: who is betting on a recovery in 2016?


The oil price has been in recovery in recent days. Having hit a post-crisis low of close to $36 a barrel on Monday, it has since rallied and at one point yesterday it was back above $38 a barrel.

But this is still a painfully low price, close to 70 per cent below the September 2014 peak. While unprecedented production efficiency has protected drilling companies in a way few thought possible, in the North Sea, for example, it is still supposed to cost approaching $50 to extract a barrel of oil. This should be significantly higher in US shale oil fields.

The situation is worse for those countries that depend on oil as a source of income. Many Opec members in financial difficulty, such as Venezuela and Nigeria, the de facto cartel leader Saudi Arabia and even non-Opec export giant Russia, all designed budgets around oil prices in excess of $100 a barrel.

As investment is rapidly withdrawn and spending cut, these companies and countries are hoping prices will recover more quickly than markets currently expect. Encouragingly for them, there are experts who see that happening.

Liam Halligan wrote in the Daily Telegraph this week that prices will recover faster, as investment cuts are ramped up to cope with the latest price crash. Elsewhere, The Times reports that the Wellcome Trust has substantially increased its investment in energy stocks such as Shell and BP as it "builds into what markets are doing" and takes advantage of perceived bargains ahead of an inevitable recovery.

Reuters says that there is also a wider market bet gaining traction for prices to recover to between $50 and $80 in 2016, with derivatives that would pay out in this range climbing "steeply" in recent weeks.

The downside is that investors broadly see this happening in around 12 months at the very end of 2016. Near-term bets are still on further falls, perhaps to around $30 in the early months of next year as Iranian exports re-emerge from behind international sanctions.

It will take an output concession from Opec to push the price higher sooner – and the group has seldom looked less cohesive on its production policy.
Oil price misses 11-year low – but for how long?

15 December

The oil price recovered in afternoon trading in New York yesterday, after coming close to 11-year lows earlier in the session.

International benchmark Brent crude had earlier tumbled below $37 a barrel in London and settled just 13 cents above the $38.20 it reached in September 2008 in the teeth of the global financial crisis.

Below this, it would be at the lowest level since July 2004, Reuters notes, when it briefly languished in the mid-$30 range after a protracted recovery from a single-digit mid-1990s trough.

The rally yesterday, during which Brent bounced back two per cent, was not driven by particular fundamentals.

Rather, it was a function of inevitable volatility in a market that is currently beset by 'short' bets on a lower price. This morning Brent was sitting a little above $38 a barrel, which is still unprofitable for most production.

'Long' positions – bets on a higher price – are now at the lowest since records were first compiled in 2009.

This means two things: there will probably be some wild swings, as 'short positions' are rapidly covered any time the price ticks upwards even slightly; and most traders and analysts are still convinced the market has not found its bottom.

Where could that bottom be? A technical analysis has been offered by legendary data trader Daryl Guppy, who writes on CNBC that current trend charts indicate "prices have further to fall".

Based on historical support levels and general trading patterns, he sets a main target for the price floor at a little below $30 a barrel, near that 2004 nadir.

There is a consensus fast emerging that a price around this level will be reached before the supply glut clears next year - but there are those who believe if this does happen it will presage a faster recovery than some are currently expecting.

Echoing the Shell chief executive Ben van Beurden, who warned in October that rapid retrenchment could cause oil prices to spike, Nick Cunningham writes on Oilprice.com that another big step down in prices could "spark deeper cuts to spending and drilling, which could perhaps contribute to an accelerated pace of adjustment".

Oil Prices: What’s Behind the Drop? Simple Economics





Brent crude, the main international benchmark, was trading at around $36a barrel on Monday.

The American benchmark was at around $36 a barrel.

Why has the price of oil been dropping so fast? Why now?

This a complicated question, but it boils down to the simple economics of supply and demand.

United States domestic production has nearly doubled over the last six years, pushing out oil imports that need to find another home. Saudi, Nigerian and Algerian oil that once was sold in the United States is suddenly competing for Asian markets, and the producers are forced to drop prices. Canadian and Iraqi oil production and exports are rising year after year. Even the Russians, with all their economic problems, manage to keep pumping.

There are signs, however, that production is falling in the United States and some other oil-producing countries because of the drop in exploration investments.

On the demand side, the economies of Europe and developing countries are weak and vehicles are becoming more energy-efficient. So demand for fuel is lagging a bit.



Who benefits from the price drop?

Any motorist can tell you that gasoline prices have dropped. Diesel, heating oil and natural gas prices have also fallen sharply. Households are likely to spend $750 less on gas this year because of the oil prices, the United States Energy Information Administration said in January. Europeans and consumers around the world will enjoy similar benefits.

The latest drop in energy prices — regular gas nationally now averages around $2.03 a gallon, compared with $2.70 a year ago — is also disproportionately helping lower-income groups, because fuel costs eat up a larger share of their more limited earnings.

Gasoline prices are now inching down as refineries finish their maintenance to switch to more inexpensive winter gasoline blends.

<iframe title="New York Times Video - Embed Player" width="480" height="321" frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen="true" marginheight="0" marginwidth="0" id="nyt_video_player" src="http://graphics8.nytimes.com/video/players/offsite/index.html?videoId=100000003473498"></iframe>
PLAY VIDEO 4:33
As the price of crude oil fluctuates, why some countries are faring much better than others.CreditVideo by Quynhanh Do on Publish DateJanuary 27, 2015
Who loses?

For starters, oil-producing countries and states. Venezuela, Iran, Nigeria, Ecuador, Brazil and Russia are just a few petrostates that are suffering economic and perhaps even political turbulence. Persian Gulf states are likely to invest less money around the world, and they may cut aid to countries like Egypt.

In the United States, Alaska, North Dakota, Texas, Oklahoma and Louisiana are facing economic challenges.

Chevron and Royal Dutch Shell recently announced cuts to their payrolls to save cash, and they are in far better shape than many smaller independent oil and gas producers that are slashing dividends and selling assets as they report net losses. Other companies have slashed their dividends.
What happened to OPEC?

A central factor in the sharp price drops, analysts say, is the continuing unwillingness of OPEC, a cartel of oil producers, to intervene to stabilize markets that are widely viewed as oversupplied. Prices of OPEC’s benchmark crude oil have fallen about 50 percent since the organization declined to cut production at a 2014 meeting in Vienna.

Iran, Venezuela, Ecuador and Algeria have been pressing the cartel to cut production to firm up prices, but Saudi Arabia, the United Arab Emirates and other gulf allies are refusing to do so. At the same time, Iraq is actually pumping more, and Iran is expected to become a major exporter again under the recent nuclear deal.

Saudi officials have said that if they cut production and prices go up, they will lose market share and merely benefit their competitors. They say they are willing to see oil prices go much lower, but some oil analysts think they are merely bluffing.

The death of King Abdullah in January prompted speculation that Saudi Arabia could shift direction, but there has been no softening in the Saudi public position in recent days. But for the immediate future, most analysts say the Saudi royal family will resist any sharp changes in policy, especially as it tries to navigate multiple foreign policy challenges, like the chaos in neighboring Yemen.

If prices remain low for another year or longer, the newly crowned King Salman may find it difficult to persuade other OPEC members to keep steady against the financial strains. The International Monetary Fund estimates that the revenues of Saudi Arabia and its Persian Gulf allies will slip by $300 billion this year.

Is there a conspiracy to bring the price of oil down?

There are a number of conspiracy theories floating around. Even some oil executives are quietly noting that the Saudis want to hurt Russia and Iran, and so does the United States — motivation enough for the two oil-producing nations to force down prices. Dropping oil prices in the 1980s did help bring down the Soviet Union, after all.

But there is no evidence to support the conspiracy theories, and Saudi Arabia and the United States rarely coordinate smoothly. And the Obama administration is hardly in a position to coordinate the drilling of hundreds of oil companies seeking profits and answering to their shareholders.
When are oil prices likely to recover?

Not anytime soon. Oil production is not declining fast enough in the United States and other countries, though that could begin to change in 2016.

Demand for fuels is recovering in some countries, and that could help crude prices recover in the next year or two. There is now little or no spare production capacity to give the market a cushion in case of another crisis in a crucial oil-producing country.

The history of oil is of booms and busts followed by more of the same.

24 November 2015

Jantung Pisang Dapat Sembuhkan Penyakit Kronik


Tanaman pisang umumnya seluruhnya bagiannya dapat dipakai. Dari akarnya yang dapat buat jadi keropok, batangnya pula boleh dimasak, daunnya juga sebagai pembungkus makanan dan buahnya yang dapat dimanfaatkan dengan kandungannya yang baik untuk kesihatan. Tetapi, tahukah apabila ada segi dari pisang yang tidak kalah bermanfaat untuk kesihatan, yakni jantung pisang.

Jantung pisang tidak ada di dalam batangnya, namun di luar dari batang, lebih tepatnya tergantung selari dengan buah pisang. Jantung pisang inilah yang tempat buah pisang berasal, jika dipandang bakal ada bentuk pisang kecil berbunga di dalam tiap-tiap segi jantung pisang.

Segi yang mempunyai warna merah seperti buah mahoni ini kenyataannya banyak manfaat untuk kesihatan terutama dapat di buat jadi menu program diet. Diluar itu ada juga faedah lainnya dari jantung pisang untuk kesehatan seperti menghindar stroke dan diabetes.

Manfaat Jantung Pisang untuk Diet & Mengobati Penyakit supaya Badan Sehat

Menu Program Diet
Satu diantara faedah dari jantung pisang yakni boleh turunkan berat tubuh, sehingga menjadikan badan lebih ramping seperti idaman sebagian kaum wanita. Hal semacam ini kerana kandungan serat yang tinggi yang boleh membantu perut terus kenyang lebih lama dan kandungan lemak yang sedikit seputar 0, 3 gr/25 gr jantung pisang. Jadi, jantung pisang mesti dimasukan ke daftar menu program diet.

Mengubati dan Mencegah Stroke
Jantung pisang kenyataannya dapat juga menghindari stroke yang termasuk juga penyakit kritis. Diluar itu, kandungan gizi jantung pisang dapat menghindar radang pada otak. Jadi, jantung pisang terkecuali juga sebagai makanan program diet bisa pula mengobati dan menghindar stroke.

Menghambat dan mengubati Diabetes
Indeks glikemik yang rendah pada jantung pisang baik untuk pesakit diabetes. Diluar itu, jantung pisang boleh pula mengikat cholesterol dan lemak jahat yang kelak bakal di keluarkan disamping kotoran, sampai juga bermanfaat untuk system pencernaan.

Jadi, jantung pisang yang dikira juga sebagai pengganggu tumbuhnya pisang, kenyataannya mempunyai faedah yang besar untuk kesehatan, terutama untuk program diet yang rendah lemak dan kaya serat. Semoga bermanfaat!

23 November 2015

RAHSIA MANDI BUNGA MENGIKUT KAJIAN SAINS

Masih ingat lagi akan petua orang tua-tua apabila seseorang itu menghidap beguk di leher? Biasanya bahagian bengkak di leher akan di sapu nila (sejenis bahan pewarna kebiruan diguna untuk memutihakan kemeja putih) dan dua tiga hari kemudian bengkak tersebut akan hilang. Ramai mengaku bahawa nila sebagai ubat alternatif lebih berkesan, murah dan mudah daripada antibiotik dalam mengatasi masalah beguk ini?
Apa sebenarnya kehebatan nila dalam penyembuhan penyakit tersebut? Mungkinkah wujud perkaitan rapat antara warna dan tubuh anda?


Menurut Dr.Norhisham Wahab pensyarah kinesiologi gunaan, hal ini boleh dijelaskan menerusi pendekatan Terapi Getaran Warna atau Colour Vibration Therapy. "Warna memainkan peranan penting dalam menyembuh, memberi tenaga dan menyeimbangkan tenaga pada tahap-tahap tubuh yang berbeza. Setiap elemen kimia dan benda-benda hidup di dunia ini mempunyai ciri-ciri rajah tenaga warnanya tersendiri. Ini termasuk tubuh badan anda dimana bahagian kepala dinaungi warna-warna lembayung di mana putih diibaratkan kunci mahkota kepada segala warna," terang Dr. Norhisham.

Dr. Norhisham juga merupakan seorang saintis, pakar kinesiologi serta pengasa perubatan Terapi Getaran Cahaya (Colour Vibration Therapy) yang pertama di Malaysia. Beliau merupakan lulusan Open International University, Jerman. (Kinesiologi digunakan dalam bidang perubatan tradisional sebagai satu kaedah yang sangat berkesan dalam mengenal pasti dan membetulkan tekanan serta ketidakseimbangan dalam badan.Ini dilakukan menerusi ujian otot bio-maklum balas atau muscle testing bio-feedback).

Kinesiologi diguna secara meluas di luar negara. "Pengamal kinesiologi tidak perlu bertanya pada pesakit mengenai penyakitnya, hanya dengan mengenal pasti punca melalui simptom yang dialami pesakit. Sebenarnya perkataan ‘penyakit’ itu sendiri tanpa disedari boleh melemahkan sistem imunisasi seorang pesakit dan menyukarkan penyembuhan," kata Dr. Norhisham.

Seterusnya Dr. Norhisham berkata bahagian leher diliputi warna kebiru-biruan yang menjadi kawalan sistem immune tubuh anda dari serangan virus. Dan warna ini akan terganggu apabila seseorang itu menghidap penyakit seperti beguk maka, nila digunakan bagi mengembalikan warna biru yang terganggu di bahagian ini, jelas Dr. Norhisham. Warna hijau segar meliputi dari bahagian dada hingga pangkal perut yang mengawal perasaan, sementara warna kuning meliputi bahagian perut. Bahagian pinggul pula dilingkari warna merah.

Sambungnya lagi, warna merah lebih sesuai dipakai pada bahagian pinggang ke bawah dan bukan sebaliknya. Begitu juga dengan pemakaian inai di jari dan kadangkala di tapak tangan atau kaki pengantin dikatakan boleh merangsang getaran hormon kesuburan lelaki dan wanita.

Warna merah sering dikaitkan dengan warna penyakit kerana itulah orang tua-tua menyuruh kita masuk ke dalam rumah ketika menjelang malam (maghrib) kerana langit ketika itu berwarna kemerah-merahan atau warna amaran. Jika begitu, mesej apakah yang ingin anda sampaikan apabila memakai blaus merah?

Terapi Getaran Warna: Merawat dan Penyeri Wajah

Terapi Getaran Warna atau Coloru Vibration Therapy dikatakan kaedah rawatan kesihatan dan kecantikan yang pertama diperkenalkan di negara ini. Ia boleh dianggap sebagai kaedah rawatan terkini alaf 2000 kerana ia berkesan, murah dan tiada kesan sampingan serta boleh mengubat pelbagai penyakit termasuk barah dan ketagihan. Terapi ini amat terkenal di negara-negara Barat yang maju malah, Dr. Norhisham pernah cuba memperkenalkan barangan seumpamanya buatan England disini. Namun usaha ini tidak berkesan apabila beliau menyedari bahawa rumusan yang digunakan tidak sesuai dengan geografi negara ini.

Hari ini, Dr. Norhisham telah menghasilkan rumusan Terapi Getaran Warna dengan memerangkap tenaga getaran tumbuh-tumbuhan tempatan menerusi teknologi canggih dimakmal German Malaysian Scientific Ideas (GMSI), Kuala Lumpur. Himpunan barangan rawatan Terapi terdiri daripadaa 20 botol ‘butir gula tebu’ dengan rumusan getaran warna pelbagai tahap untuk bahagian anggota tubuh tertentu, sebotol minyak aromaterapi dan sebotol kecil pencuci wajah.

Butir-butir gula tebu ini mengandungi getaran tenaga warna pelbagai tahap yang diperangkap secara saintifik bagi merawat dan menyeimbangkan tenaga dalam tubuh yang terjejas akibat sesuatu penyakit. Anda hanya perlu kemam ‘gula tebu’ diatas mengikut arahan pengamal terapi secara tetap dan penyembuhan bergantung kepada tahap penyakit anda. Mudah bukan?

Getaran Tenaga dan Warna

Dunia di antara dua cahaya atau sempadan warna sebenarnya diukur dalam Islam sebagai ‘peralihan waktu sembahyang’. Waktu-waktu peralihan ini adalah permulaan cahaya-cahaya baru dengan warna mulai terbentuk. Penyembuhan atau penyakit paling aktif berlaku dalam tempoh ini, contoh subuh dan menjelang malam. Maka warna adalah kuasa rawatan yang amat berkesan kerana tubuh anda diselubungi dan dipenuhi dengan tahap-tahap meridian kuasa warna ‘pelangi’ yang paling menakjubkan.
Jika anda mengalami gangguan tiroid, waktu paling berkesan untuk kemam ‘gula tebu’ ialah antara 6.00 hingga 7.30 pagi di mana langit berwarna kebiru-biruan, warna bahagian kerongkong.

Sambung Dr. Norhisham, "Setiap orang mempunyai tahap getaran tenaga yang tersendiri, sama ada tinggi atau rendah. Setiap orang juga dapat mengawal tahap getarannya bagi menyamai tenaga orang yang sedang bercakap dengannya agar perbualan berjalan lancar. Pemikiran positif pula memberi tahap tenaga getaran yang tinggi, begitu juga sebaliknya".

Sementara penyakit merupakan tenaga getaran yang rendah. Untuk mengembalikan tahap getaran yang tinggi, anda perlu ceria, bersyukur dan yakin dengan kehidupan. Kini anda pasti faham kenapa tukang andam sering menyuruh pengantin supaya mengunyah sirih ketika bersanding bagi mengatasi perasaan gemuruh, degupan jantung yang kencang! (Bahagian jantung dinaungi warna hijau).


Tumbuhan dan Tubuh Anda

Kepesatan hidup moden membuatkan kehidupan hari ini serba sukar, menyebabkan ramai yang dilanda tekanan perasaan atau ketidakharmonian perasaan. Setiap satu bentuk ketidakharmonian akan mengundang satu penyakit tetapi tidak kepada tumbuhan. Tumbuhan walaupun dicemari tetap dapat menyesuaikan diri dengan alam sekitar untuk terus hidup dengan penuh bertenaga.

Maka tidak hairanlah jika tumbuhan diperlukan untuk menstabilkan ketidakharmonian dalaman yang anda alami. Sumber tenaga wajib dicari dan dimanafaatkan sebagai pengganti kepada tenaga yang telah bersatu didalam tenaga tumbuh-tumbuhan.
Cahaya dan warna merupakan nadi kehidupan, tanpa cahaya, kehidupan tidak dapat diteruskan. Tenaga daripada cahaya yang disimpan oleh tumbuh-tumbuhan akhirnya diguna sebagai makanan oleh manusia untuk hidup. Adalah dipercayai frekuensi warna sel tumbuhan dinilai sama dengan frekuensi warna sel tubuh anda. Sebab itulah warna memainkan peranan amat dalam menyeimbangkan sel untuk penyembuhan penyakit.

Pelbagai bencana dan pencemaran alam memusnahkan tumbuh-tumbuhan namun bagai ada suatu kuasa yang penuh bertenaga, ia terus hidup. Ini ialah cara semulajadi serta merupakan kekuatan tumbuh-tumbuhan. Maka anda boleh memanfaatkan tumbuhan sebagai penyelesai bagi kekurangan imuniti yang menjadi punca penyakit kepada seseorang.
Contoh, bunga-bunga kecil yang tumbuh meliar di kawasan pergunungan atau tanah tinggi mempunyai getaran tenaga yang amat kuat dan sesuai untuk mengembalikan tahap kerohanian seseorang ke tahap normal. Namun, getaran tenaga yang dapat diperangkap ini hanya sesuai dan berkesan dengan mereka yang tinggal di kawasan tersebut. Ini bermakna sumber rawatan kecantikan dari pergunungan Swiss tidak mungkin sesuai dengan penduduk Malaysia.


Terapi Getaran Warna

Getaran tenaga ditentukan oleh warna sebagai ukuran ketetapan bagi keperluan tenaga yang harus diganti semula. Misalnya, jika organ hati anda rosak atau dijangkiti kuman atau dibebani toksin bermakna frekuensi getaran warna sel organ tersebut telah tidak seimbang. Maka getaran warna dengan frekuensi yang tepat sebagai penstabil diperlukan serta-merta bagi membuang bahan asing yang tidak sepatutnya berada disitu.
Getaran ini ibarat rangka atau sistem yang akan merawat sel yang berada pada paras tenaga yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Rumusan Terapi Getaran Warna membentuk keseimbangan secara serta-merta pada bahagian-bahagian tubuh yang sakit (atau tidak seimbang) pada setiap tahap tubuh.

Semua unsur kimia dengan struktur atom yang longgar bergetar pada frekuensi yang tidak tetap. Apabila pengimbang tenaga Terapi Getaran Warna diguna menerusi penerimanya (kulit) maka pineal (otak) anda mula menganalisis untuk menerima dan menghubungkan semula ke bahagian sasaran yang tidak seimbang. Bahagian tubuh yang lemah boleh diuji di bahagian titik akupuntur dengan alat penguji pengimbang tenaga rintangan elektrik. Hasil ujian akupuntur menunjukkan keseimbangan serta-merta pada bahagian terjejas.

Bagi memastikan anda sentiasa berada dalam getaran tenaga yang tinggi, anda perlu tenang dan yakin dengan diri anda. Keresahan perlu dielakkan kerana ia menimbulkan keracunan atau bebanan toksin kepada blok dalam sistem limpa dan sistem saraf. Begitu juga dengan segala perasaan negatif atau perbuatan buruk seperti penyesalan, dengki khianat dan buruk sangka boleh mencetus satu tenaga asing dalam badan seterusnya, mendatangkan penyakit kepada anda.


Mandi Bunga

Tenaga Terapi Getaran Warna dicipta daripada tenaga tumbuh-tumbuhan yang diperolehi daripada matahari dan cahaya balikan bulan. Petiklah bunga dengan warna keseimbangan penyakit yang anda alami. Rendam dalam air untuk merakamkan tenaga yang akan dipecahkan dalam bentuk getaran gelombang. Tenaga bunga yang sudah dipindahkan ke dalam air itu amat berkait rapat dengan misteri mandi bunga yang menjadi amalan pelbagai budaya di seluruh pelosok dunia. 


Bermain Warna dan Getaran 

Mengenali warna diri, sebenarnya anda mula mengenali personaliti anda yang sebenar – Dr. Norhisham Wahab.

Bolehkah kita merawat penyakit dengan warna? Persoalan ini sudah lama bermain difikiran saya. Kebetulan pula mendapat jemputan daripada Dr. Norhisham Wahab yang mempunyai Klinik Colour Vibration Therapy, ini bermakna segala kemusykilan akan terjawab. Seperti yang telah saya duga setelah menghabiskan hampir 2 jam bersama, jawapan yang saya cari akhirnya saya temui.

"Memang benar warna boleh menjadi penawar paling mujarab," tegas Dr. Norhisham Wahab ketika saya mengajukan soalan pertama. Walaupun sukar difahami namun sedikit sebanyak penjelasan beliau telah berjaya menyingkap pelbagai rahsia warna yang selama ini tidak banyak diketahui umum.

Bermain dengan warna-warna alam bagi Dr. Norhisham bukan sekadar terpesona dengan keindahannya malah warna-warna ini terutamanya yang diperolehi dari bunga-bungaan telah berjaya menemukannya dengan formula yang dianggap rasional dan releven berkisar tentang kehidupan seharian di dalam Colour Vibration Therapy.
"Saya menghabiskan lebih tiga tahun untuk membuat kajiselidik sehinggalah saya bertemu dengan formula yang benar-benar sesuai untuk dijadikan perubatan alternatif kepada manusia. Perubatan Colour Vibration Therapy telah melalui satu kajian yang cukup menyakinkan dengan menggunakan konsep warna dan getaran dan telah diterima pakai dengan cukup jayanya dalam masyarakat barat terutamanya di Jerman.
"Oleh itu saya berhasrat mendidik masyarakat di dalam ilmu perubatan ini agar ia menjadi amalan untuk mengubati diri sendiri yang dianggap biasa tetapi ia amat diperlukan untuk menjamin sistem penjagaan kesihatan kekeluargaan agar lebih sempurna," katanya menerangkan tujuan dan matlamat pembabitannya dalam bidang yang dianggap baru di negara ini.

Memang sukar untuk memahami apa yang diperkatakan oleh Dr. Norhisham. Bercerita tentang halusinasi, kronik dan penyakit biasa yang seringkali menjadi wabak dengan proses perawatan menggunakan warna-warna alam semakin membingungkan. Menurutnya dengan klinik yang dibuka dia boleh mengesan penyakit didalam tubuh manusia hanya dengan mengetahui kekuatan warna seseorang. Ia dilakukan dengan sentuhan tangan pesakit kepada sekeping kad atau kertas berwarna.

"Apabila anda hendak mengenali diri anda, anda dinasihatkan bermula dengan mengenali konsep warna dalam kehidupan. Mengenali warna diri, sebenarnya anda akan mula mengenali personaliti anda sebenar. Anda juga boleh mengetahui kelebihan, kekurangan, masalah kesihatan, ragam, perangai, tingkah laku, cara berfikit, perasaan, semangat, kelakuan dan tindak tanduk anda yang berkait rapat dengan inspirasi warna.

"Umumnya ramai menyukai warna-warna tertentu sebagai kegemarann tetapi tanpa disedari itulah lambang warna kelemahan yang sedang dilaluinya," kata beliau.

Berilhamkan amalan mandi bunga

Bercerita tentang pembabitannya dalam bidang Colour Vibration Therapy, menurut Dr. Norhisham, segalanya bermula dengan tidak disengajakan.

Beliau yang berkelulusan Sains Fizik dari Universiti Kebangsaan Malaysia berkata, tujuan awal kajiannya ialah mengenai nutritions dan kesannya terhadap pemakanan. "Asalnya saya mula mengkaji tengang perubatan ini bersama pakar pemakanan mengenai tabiat pemakanan herba."

"Setelah bosan dengan pengalaman rakan-rakan di dalam bidang perubatan yang masih tidak dapat mencari kesimpulan kenapa ada penyakit yang tidak sembuh hingga akhirnya membawa mereka kepada perubatan tradisional terutamanya bomoh, saya akhirnya bertekad untuk melakukan kajian bersama beberapa pakar dari Jerman," katanya.
Menurut Dr. Norhisham banyak tenaga, masa dan wang ringgit dihabiskan namun dia puas kerana akhirnya dia menemui sesuatu yang selama ini tidak pernah terlintas di fikirannya.

Berilhamkan amalan mandi bunga, Dr. Norhisham kini berjaya mengadaptasikan amalan berkenaan kepada bentuk yang lebih moden dan sesuai untuk semua peringkat manusia.
"Saya cari formula kaedah mandi bunga dengan cara lebih moden dan saya berhasil. Inilah buktinya" kata Dr. Norhisham sambil menunjukkan pati aromaterapi yang dihasilkan.

"Aromaterapi yang dibuat dari pati bunga dan pati tumbuhan bertindak sama seperti perawatan mandi bunga yang dilakukan oleh para dukun dan bomoh".

"Ingat lagi cerita mandi bunga dan nila yang disapu di pipi bila kita kena beguk. Sebenarnya warna biru merupakan warna penyembuh. Begitu juga dengan warna kuning seperti kunyit, oren dan emas. Emas itu boleh meneutralkan asid. Sebab itu orang perempuan digalakkan memakai emas," ceritanya cuba menerangkan peranan warna yang tidak diketahui ramai.

"Saya juga telah berjaya mengeluarkan produk hasil dari kombinasi formula yang dicipta untuk merawat penyakit berdasarkan warna-warna yang ditemui dari bunga-bungaan".

"Kaedahnya mudah iaitu dengan menggunakan konsep pengubahan tenaga dengan memerangkapnya kedalam minyak pati bunga aromaterapi yang mudah meresap ke kulit manusia".

"Kita menggunakan kulit sebagai perantara utama kerana kulit diakui sebagai reseptor terbaik untuk menghantar mesej ke pineal (otak). Pineal bertindak sebagai prisma atau berlian bercahaya memecahkan getaran itu kepada berbagai warna dengan frekuensi-frekuensi yang berbeza yang akhirnya akan mengembalikan tubuh badan kepada keadaan normal," jelas beliau lagi.

Petiklah bunga dengan warna keseimbangan penyakit yang anda alami
Dunia penuh dengan pencemaran. Berbagai bencana yang memusnahkan tumbuh-tumbuhan tetapi sesuatu yang mengkagumkan dalam jangka masa yang singkat tumbuh-tumbuhan dengan suatu kuasa yang penuh bertenaga mampu terus hidup. Ini ialah cara semulajadi untuk mengembalikan keseimbangan.

"Itulah satu kekuatan yang ada pada tumbuh-tumbuhan yang menjadi sumber imuniti bagi menghadapi pencemaran dan masalah alam sekitar. Jadi saya memanafaatkan tumbuh-tumbuhan sebagai penyelesai bagi kekurangan imuniti yang menjadi punca penyakit kepada seseorang".

"Umpamanya bunga-bunga kecil yang tumbuh meliar di kawasan pergunungan atau tanah tinggi mempunyai getaran tenaga yang amat kuat untuk menyesuaikan atau mengembalikan tahap spritual seseorang kembali normal. Tenaga itu pasti mempunyai getaran di mana geteran itu ditentukan oleh warna sebagai ukuran ketepatan bagi keperluan tenaga yang harus diganti semula".

"Tenaga Colour Vibration Therapy ini dicipta daripada tenaga tumbuh-tumbuhan yang dimanfaatkan daripada matahari dan cahaya balikan daripada bulan. Petiklah bunga dengan warna keseimbangan penyakit yang anda alami. Rendamkan kedalam air untuk merakamkan tenaga yang akan dipecahkan dalam bentuk getaran gelombang. Tenaga getaran bunga yang sudah dipindahkan ke dalam air itu amat berkait rapat dengan misteri mandi bunga yang menjadi amalan berbagai budaya di seluruh pelusuk dunia," katanya lagi.

Menurut beliau Colour Vibration Therapy merupakan salah satu cabang perawatan Hameopati. Keadahnya tidak begitu rumit dan sangat praktikal. "Saya buka peluang ini kepada semua orang termasuk surirumah dan ibu-ibu yang mempunyai banyak masa lapang. Saya bercadang untuk melatih lebih ramai golongan profesional dalam bidang Colour Vibration Therapy ini," tambah beliau dengan yakin.

Berasal dari Negeri Sembilan, Dr. Norhisham kini sedang bergerak ke seluruh negara bagi memberi ceramah dan mengadakan kelas-kelas khusus kepada mereka yang berminat untuk menjadi pengamal perubatan Colour Vibration Therapy.

"Saya percaya satu tahap nanti masyarakat di dunia ini tidak lagi akan merasa pelik dengan pelbagai jenis penyakit dan kaedah perawatannya," tambahnya lagi.

CVT SINGKAP RAHSIA PENYAKIT

Setiap penyakit ada penawarnya kerana ia ketentuan Ilahi manakala manusia pula perlu mengkaji dan memehami ketetapan dan peraturan-Nya untuk menyingkap setiap rahsia. Percayakah anda ubat atau penawar sudah ada atau wujud dalam tubuh anda sendiri.
Rahsia penawar sesuatu penyakit itu berpunca daripada apa yang dilihat, dengar, fikir dan rasa iaitu melalui perbuatan mahu pun amalan. Itulah racun dan itulah juga penawarnya.

Penemuan saintis dalam pelbagai bidang sebenarnya diasaskan saintis Islam pada zaman kegemilangan Islam lagi. Penemuan dalam bidang perubatan seperti fizik, kimia, biologi dan matematik diperkemaskan olih saintis Barat sehingga mampu mencipta perubatan canggih ketika ini.

Bagaimanapun, penemuan itu hanya membabitkan pengaruh luaran walhal sesuatu perubatan itu menjadi lengkap apabila ia membabitkan kedua-dua pengaruh luaran dan dalaman.

Saya temui teknologi rawatan terbaru dan pertama di dunia, sebagai rawatan pelengkap terhadap perubatan moden yang sedia ada. Kajian asas secara perubatan terapi getaran warna (CVT) ini membongkar pelbagai rahsia ketetapan dan peraturan hukum alam. Ketetapan dan peraturan ini berkait rapat dengan unsur kejadian (hakikat) angin, api, air dan tanah yang bermula dari cakerawala sehingga ke bawah (bumi) dan kejadian manusia.

Dari istilah sains kimia keempat-empat unsur itu dikenali sebagai nitrogen, oksigen, hidrogen dan karbon manakala dari istilah fiziks dikenali sebagai cahaya, haba, kimia dan magnet. CVT mengkaji keempat-empat unsur tadi mengenai kedudukannya daripada cakerawala sehingga kebumi dari perspektif kimia dan fiziks yang tiada batasannya.

Segalanya dicipta oleh Pencipta alam ini dengan nilai susunan yang sangat halus lagi unik dan sukar untuk difahami oleh akal logik manusia kerana setiap suatu ciptaan itu mempunyai pengertian tersendiri. Ciptaan Allah ini disusuli dengan ketetapan dan peraturanNya. Jika berlaku sesuatu pencerobohan maka berlaku juga iktibarnya iaitu bencana atau penyakit sama ada kepada alam mahu pun kepada manusia.

Terlalu banyak berfikir tetapi masih juga berakhir dengan kekeliruan sebab penggunaan tenaga yang melebihi had yang menyebabkan organ dalam tubuh tidak lagi dapat menjalankan fungsinya untuk memproses zat makanan. Akibatnya makanan yang gagal diproses dengan sempurna menjadi racun yang akan membuatkan anda bertambah risau.


Rahsia mandian pati bunga Seri Wajah

Dari sudut konsep dan prinsipnya terdapat hubungan berikut di antara alam dan manusia. Alam adalah pengaruh luaran dan manusia itu sendiri adalah pengaruh dalaman manakala yang memegang kunci pengimbang ialah deria atau pancaindera. Derialah yang menjadi penganalisis maklumat tenaga yang masuk dan keluar daripada tubuh.
Deria ialah pengimbang yang cekap, terutamanya bulu roma. Kecekapan deria ini sebagai reseptor boleh dipastikan jika bulu roma atau kulit kita selalu basah dan tidak terdedah kepada udara kotor atau cahaya matahari yang keterlaluan. Dengan mengambil wuduk lima kali sehari sudah cukup untuk membuktikan Islam itu amat saintifik bagi menghormati rahsia keajaiban air.

Seri Wajah mengandungi pati bunga yang ditambah dengan getaran tenaga gelombang tinggi. Kita tidak perlu memilih dan memetik bunga untuk tujuan mandi bunga kerana masyarakat kita tidak diajar mengenali jenis bunga yang menjadi penawar atau pun sebaliknya. Tambahan pula, waktu dan cara memetik bunga juga perlu diketahui jika tidak getaran bunga itu berpindah bentuk dan tidak asli lagi. Umpamanya, kelopak bunga yang ganjil dengan warna penyakit, perlu disesuaikan untuk tidak mencernakan warna aura persekitaran tubuh yang sudah stabil. Kesilapan dalam penggunaan jenis dan warna bunga boleh membawa mudarat yang amat merugikan.

Penggunaan Seri Wajah yang konsisten mampu melegakan pelbagai masalah spiritual, emosi dan mental. Gelombang frekuensi tinggi yang amat laju yang terdapat dalam esen Seri Wajah ini membolehkan ia menstabil dan menjalankan fungsi organ dalaman ke tahap asal. Rasionalnya ialah penyakit kronik yang membabitkan kegagalan fungsi organ dapat dibina semula walaupun ia mengalami kerosakan tisu seperti kanser. Mandian dengan Seri Wajah pula akan menjana semula isyarat atau komunikasi tubuh secara dua hala iaitu perhubungan sistem endokrin dan sistem saraf.

MENYEIMBANGKAN TENAGA DALAMAN

Tahukah anda tubuh manusia memendam getaran warna? Proses kebocoran warna serta lambang seumpama pelangi juga terjadi pada manusia.
Pengkaji Barat kerap mengaitkan warna dengan personaliti manusia tetapi warna mempunyai hubungan dengan tahap identiti kesihatan seseorang. Kebocoran warna pada tubuh manusia boleh dikesan menggunakan kamera gelombang jarak jauh. Seseorang yang berpenyakit akan memperlihatkan warna atau aura yang pudar atau malap, tiada cahaya atau sinar pada warna berkenaan sebaliknya warna mati atau tua serta pasif yang dapat dilihat.

Jika kebocoran warna pada tubuh manusia itu tidak ditutup atau dicuci atau diseimbangkan, maka penyakit yang dihidapi seseorang itu akan berlanjutan atau berulang jika kaedah rawatan biasa digunakan.

Kelemahan diri anda dapat dikenal pasti sehingga ke puncanya melalui getaran menutup dan menyeimbangkan tenaga ditahap cakra yang tertentu sebagai pertahanan, pencegahan dan penyembuhan.

Warna luaran yang pudar membuktikan ketidakseimbangan tenaga dalaman yang bocor. Tenaga dalaman yang sepatutnya memberikan kestabilan pada tubuh terpaksa keluar disebabkan perubahan kimia yang bergetar secara tidak terkawal.

Ketidakseimbangan inilah yang akan membenarkan tekanan gelombang rendah menyerap masuk atau satu daya tarikan dan dari situ bermulanya gangguan kerohanian dan keadaan ini akan menjadi punca penyakit jika dibiarkan berlarutan.


Hakikat air, warna tubuh dan pendekatan saintifik 

Terapi getaran warna (CVT) mengenal pasti tujuh warna dan kedudukan warna itu didalam tubuh manusia.

Meletakkan kedudukan warna itu ditempatnya yang khas. Inilah hakikat hak tubuh anda dan jika hak tubuh itu dicerobohi maka berlakulah ketidakseimbangan atau penyakit. Contohnya, jika kedudukan paru-paru yang panas bertukar menjadi sejuk, seseorang itu akan menghidap penyakit seperti asma atau lelah. Kedudukan jantung yang sepatutnya sejuk bertukar menjadi panas boleh menyebabkan penyakit seperti lemah jantung, tekanan darah dan panas baran.

Lazimnya, peraturan hak tubuh dicerobohi olih proses pemakanan yang tidak sihat. Pemakanan yang berlebihan boleh mengakibatkan kebocoran tenaga dalaman. Air adalah penawar kepada segala penyakit dalam tubuh manusia dan apabila kandungan hidrogen iaitu unsur air berkurangan, tekanan haba di paru-paru yang mengawal pernafasan bertukar menjadi gangguan sejuk dan ini akan mengurangkan haba dan oksigen dalam proses pembakaran untuk menghasilkan tenaga.

Dalam keadaan ini, bahagian pernafasan mengalami pengewapan sehingga keluarnya karbon dioksida dan dalam keadaan yang sama, paru-paru gagal membekalkan oksigen ke dalam darah kerana ia sejuk. Kerana itu juga jantung yang bertanggungjawab sebagai sistem penyejuk menjadi panas dan bermakna ketetapan dan peraturan hakikat hak tubuh dicerobohi dan berlakulah penyakit.

Formula Seri Wajah (Terapi getaran aroma) daripada pati bunga-bungaan 1,00l kegunaan dicipta dan dihasilkan untuk memerangkap tambahan daya tenaga frekuensi tinggi yang dapat meneutralkan gelombang rendah di persekitaran tubuh iaitu sinar-x pancaran gamma, alfa dan beta.

Tenaga yang terkandung dalam Seri Wajah akan menyerap ke dalam pelbagai organ deria sebagai reseptor untuk menghantar pesanan atau maklumat ke kelenjar pineal di otak dan seterusnya akan bertindak sebagai prisma atau berlian bercahaya yang memecahkan getaran itu kepada pelbagai warna pelangi dengan frekuensi berbeza.

Zat tenaga cahaya matahari yang terperangkap ke dalam bentuk getaran warna di dalam tumbuh-tumbuhan diganti dan dipancarkan tenaga melalui Seri Wajah dan boleh digunakan untuk 1,001 kegunaan secara mandian atau pada luaran.

Tenaga akan beredar di persekitaran tubuh sebagai pengimbang aliran tenaga (aura) menerusi bulu roma melalui pelbagai sistem deria seperti bulu mata pada deria penglihatan, pendengaran (bulu telinga) dan bulu hidung pada deria pernafasan.
Jika pengimbang tenaga Seri Wajah ini diambil melalui reseptor bulu roma maka pineal akan menganalisis untuk menerima dan menghubungkan semula bahagian sasaran yang tidak seimbang.

Bahagian yang lemah boleh diuji dibahagian titik akupuntur dengan alat penguji keseimbangan tenaga rintangan elektrik. Ujian ini mampu memberikan tahap keseimbangan seseorang dengan serta merta. 

++credit dr norhisham

Mandi Bunga

Gabungan bahan-bahan seperti bunga-bungaan yang terpilih dan beberapa biji limau nipis yang disatukan ke dalam air mutlak mengikut tatacara petua-petua orang tua-tua dahulu yang arif yang didoakan dengan doa yang khusus maka tersedialah suatu bahan yang menjadi salah satu ikhtiar bagi mengubati penyakit yang disebabkan oleh gangguan jin dan sihir.

Kaedah yang pertama ialah PENGOSONGAN dan kaedah yang kedua ialah PEMULIHAN. Menurut kajian, ada dua perkara yang perlu diselesaikan ke atas seseorang yang diganggu jin iaitu yang pertama menyelesaikan jin yang mengganggu (PENGOSONGAN) dan merawat tubuh yang diganggu (PEMULIHAN). Maka dengan itulah kami menggunakan limau nipis dan juga bunga-bungaan yang disatukan dalam air sebagai salah satu cara ikhtiar.

Mengapa guna limau?

Jin adalah makhluk ciptaan Allah yang berkongsi hidup dengan manusia dibumi ini. Mereka berjisim halus tidak seperti manusia yang berjisim kasar, oleh kerana itu golongan mereka ini tidak dapat dilihat bagaimanakah hal keadaan jisimnya dengan penglihatan mata kasar manusia. Pun begitu, mereka juga mempunyai akal dan perasaan, justeru mereka juga tergolong dalam golongan yang diperintahkan Allah agar mentaati titah perintah Allah selain manusia.

Oleh kerana mereka juga berjisim maka tubuh mereka juga akan bertindakbalas dengan jisim-jisim yang lain. Sebab itulah tubuh mereka akan mudharat apabila terkena air limau sebagaimana mudharatnya tubuh kasar kita ini apabila direndam dengan air limau dalam kuantiti yang banyak. Bukankah sesuatu akan mengalami hakisan apabila direndam dalam cecair yang mempunyai kepekatan asid yang tinggi? Begitulah yang akan terjadi pada tubuh jin yang akan terhakis atau hancur apabila dikenakan dengan air perahan limau walaupun dalam kadar kuantiti yang sedikit kerana tubuh mereka berjisim halus. Maka, air perahan limau adalah alat ampuh yang dapat memudharatkan tubuh jin sehingga mereka terpaksa merasai pengalaman sakit yang tidak terhingga.

Maka khasiat mandi limau berkesan untuk memudharatkan tubuh jin yang bersarang dalam tubuh penghidap gangguan jin sehingga tubuhnya kosong dari diinap jin.

Mengapa guna bunga?

Ada 3 cara gangguan jin ke atas tubuh manusia iaitu yang pertama jin pengganggu yang menetap secara kekal didalam tubuh manusia (mengeram), yang kedua jin pengganggu yang menetap secara kekal diluar tubuh manusia (mendampingi) dan yang ketiga jin pengganggu yang bekerja memasukkan barang-barang mudharat ke dalam tubuh manusia dan kemudian pulang ke sisi tuannya (khadam).

Selalunya, air limau hanya berkesan untuk mengosongkan jin dari menginapi tubuh pesakit dan aromanya mendindingi pesakit dari didekati jin namun ianya tidak bersekali merawat tubuh dan organ-organ dalaman pesakit yang telah dirosakkan oleh jin. Maka oleh sebab itulah kita menggunakan khasiat bunga-bungaan yang menurut kajian sains auranya dapat memulihkan kembali organ-organ dalaman agar bekerja dengan normal kembali.

Maka khasiat mandi bunga berkesan secara saintifik untuk menyeimbangkan kembali aura tubuh terlangsung merangsang kembali organ-organ dalaman yang telah dirosakkan oleh jin sehingga pulih seperti biasa.

Mengapa guna air?

Menurut fakta saintifik, air adalah alat perakam terbaik kerana ketepatannya apabila disukat pada dasarnya. Air sebenarnya berkebolehan merakam gema getaran samada dari bunyi termasuk kata-kata dan juga dari niat kita. Oleh itu air bukan saja dapat membersihkan dan menyegarkan kembali keadaan badan tetapi ia juga dapat merakam ayat-ayat suci Al Quran dan juga doa-doa yang dibacakan padanya sehingga air itu terakam dengan gema getaran yang hebat yang dapat memudharatkan jin.

Menurut fakta saintifik lagi, air mempunyai gelombang bulat yang dapat mencari sasaran tekanan rendah secara rawak tanpa banyak halangan, oleh itu ia dapat membawa masuk tenaga dan gema getaran yang telah terakam samada dari khasiat bunga atau bacaan ayat suci Al Quran meresapi tubuh badan melalui reseptor bulu roma lalu merangsang hormon-hormon didalam badan.

Namun yang paling utama mengapa air digunakan ialah ianya adalah panduan dari Tuhan kita sendiri untuk kemudahan kita dalam menghadapi penyakit yang berpunca dari gangguan jin dan syaitan. Dalam Al Quran Allah SWT telah mengajar kepada kita betapa air telah dijadikan asbab bagi penyembuhan penyakit Nabi Ayyub a.s. Firman Allah SWT yang bermaksud,

Dan ingatlah akan hamba Kami Ayub ketika ia menyeru Tuhannya, "Sesungguhnya aku diganggu syaitan dengan kepayahan dan siksaan". (Allah berfirman): "Hentakkanlah kakimu! inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum.” Surah Shaad ayat 41 dan 42

Makanya, dengan tergabungnya khasiat limau, bunga-bungaan dan doa-doa yang disatukan ke dalam air yang sejuk menurut tatacara petua yang khusus, insyaAllah mana-mana penyakit akibat dari gangguan jin dan sihir pun dapat diatasi.

Manfaat Mandi Bunga Seri Wajah

Air mandian sejuk yang telah terisi dengan khasiat bunga-bungaan terpilih mengikut petua orang tua-tua Melayu lantas disatukan dengan khasiat air limau nipis yang kemudiannya didoakan dengan doa yang khusus maka telah tersedia air mandian yang bermanfaat untuk menyihatkan samada organ-organ diluar maupun didalam tubuh badan yang kesannya dapat dilihat dengan naiknya seri pada wajah sipengamalnya.

Kami percaya, berkekalannya seri pada wajah seseorang itu adalah apabila organ-organ luaran dan dalamannya berada didalam keadaan kekal sihat dan berkerja secara harmoni. Untuk tujuan pengekalan itu maka mengamalkan amalan Mandi Bunga Seri Wajah secara berterusan adalah jawabannya. Kekerapan yang kami syorkan menurut kaedah petua orang tua-tua dahulu ialah mandi bunga seminggu sekali atau boleh juga dilakukan 3 kali dalam masa sebulan.

Syarat-syarat awal bagi sesiapa yang betul-betul inginkan manfaat seri wajah daripada pengamalan Mandi Bunga Seri Wajah ini ialah harus memulainya dengan 3 kali mandi. Menurut petua, 3 kali mandi ini ada tujuannya iaitu mandian kali pertama adalah mandi untuk Penghidup Raga, mandian kali kedua adalah mandi untuk Penghidup Daya sementara mandian kali ketiga adalah mandi untuk Penghidup Seri.

1. Penghidup Raga

Raga bermaksud jasad atau tubuh badan. Pada mana-mana individu yang tidak memiliki tahap kesihatan yang unggul maka kesan ‘sakit’ akan mulai kelihatan pada raut wajah yang menampakkan suram dan kusam atau rata-rata masyarakat menyebutnya sebagai wajah yang tidak berseri. Mandian Mandi Bunga Seri Wajah pada kali pertama dengan khasiatnya akan memulihkan kembali aura organ-organ pada tubuh badan sehingga organ-organ tersebut akan berfungsi sebagaimana yang sepatutnya. Kesan daripada kerja-kerja pemulihan dalaman yang berkerja secara aktif ini seseorang itu akan berasal lemah-lemah badan, lesu badan atau sakit-sakit badan dalam tempoh yang tidak lama. Oleh itu janganlah anda khuwatir jika anda mengalami gejala-gejala tersebut apabila anda selesai mandi sebaliknya banyakkan minum air masak dan berehatlah secukupnya.

2. Penghidup Daya

Daya bermaksud upaya atau tenaga. Apabila organ-organ telah mulai berkerja dengan baik dan harmoni maka tubuh badan akan sihat. Mandian Mandi Bunga Seri Wajah kali kedua dengan khasiat bunga-bungaan akan mendatangkan tenaga tambahan pada sipengamalnya. Sebab itulah rata-rata pengamal akan mulai rasa segar dan rasa bertenaga sejurus selepas mandi tanpa ada mengalami rasa lemah, lesu dan sakit. Namun ada juga pengamal yang masih mengalami gejala lemah, lesu dan sakit selepas mandi kali kedua atau kali ketiga maka ini adalah perkara biasa sebab selagi organ-organ dalaman seseorang itu masih belum pulih maka selagi itulah mandian seterusnya akan berfungsi sebagai Penghidup Raga.

3. Penghidup Seri.


Seri bermaksud hidup. Menurut petua orang tua-tua, selagi tubuh berdarah maka selagi itulah tubuh akan hidup maka dari situ dikatakan darah sebagai pemegang rahsia ‘hidup’. Oleh itu tubuh yang mati adalah tubuh yang tiada darah didalamnya dan begitu jugalah dengan wajah yang suram dan kusam adalah wajah yang kurang darah mengalir padanya sehingga kulit pada wajah kelihatan tidak ‘hidup’. Mandian Mandi Bunga Seri Wajah kali ketiga dan seterusnya akan menghidupkan wajah dengan merangsang pengaliran darah secara menyeluruh terutama dibahagian muka dan dengan mengekalkan amalan mandi bunga secara rutin sebenarnya anda telah berjaya mengekalkan seri pada wajah anda secara berterusan.

 



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...